Siap-siap, Jumlah "Like" di Facebook Page Bakal Berkurang

Kompas.com - 06/03/2015, 15:16 WIB
Tombol Like & Dislike Facebook Stuffpoint.comTombol Like & Dislike Facebook
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Bagi pengguna Facebook yang memiliki Facebook Page barangkali akan bertanya-tanya ihwal berkurangnya jumlah "like" pada Page-nya. Jangan langsung ciut dan berprasangkan bahwa Page kalian ditinggalkan orang.

Pasalnya, perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg ini memang sedang berbenah jumlah "like" pada Page. Dilansir KompasTekno, Jumat (6/3/2015) dari Techcrunch, Facebook sengaja akan menghilangkan semua "like" dari pengguna yang sudah tidak aktif di Facebook.

Pengguna yang teridentifikasi sudah meninggal juga tak akan lagi dihitung "like"-nya. Hal ini dilakukan agar jumlah "like" pada Page benar-benar akurat dan merepresentasikan efektivitas dari sebuah Page.

Selain itu, komentar-komentar yang dilayangkan para akun nonaktif juga akan disapu bersih dari Page. "Ini membuktikan bahwa data Facebook konsisten dan aktual," begitu tertulis pada berita resmi yang dirilis Facebook melalui laman Facebook for Business.

Jika pengguna yang tadinya nonaktif kemudian kembali mengaktifkan akun Facebook-nya, "like" yang ia berikan pada Page tertentu akan kembali terhitung. Belum jelas kapan pastinya pembenahan jumlah "like" pada Page diberlakukan. "Dalam beberapa minggu ke depan," hanya itu yang disebut perwakilan Facebook.

Pengumuman terkait hal ini diberitahukan lebih awal agar para pebisnis online, perusahaan, lembaga, dan tokoh-tokoh yang memiliki Page di Facebook tak geger ketika melihat "like" nya menurun secara signifikan.

Bagi para pekerja yang menangani media sosial suatu perusahaan, hal ini juga bisa dilaporkan pada atasan. Mengingat, biasanya jumlah "like" pada Page dijadikan salah satu ukuran dan target pencapaian tertentu bagi tim media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti diketahui, Page memang biasanya digunakan bagi perusahaan atau lembaga tertentu. Fungsinya kurang lebih seperti portal hubungan masyarakat, yakni memberi informasi terkait perusahaan dan lembaga, mengklarifikasi isu tertentu, dan memberikan penawaran-penawaran menarik bagi target pasarnya.

Tak jarang juga pelaku e-commerce menggunakan Page untuk berjualan di Facebook. Beberapa tokoh masyarakat seperti bintang film, penyanyi, dan pelukis juga banyak yang memiliki Page pada Facebook sebagai media personal branding. Gerakan-gerakan tertentu seperti "Dukung Jokowi for President 2014" juga tercatat memiliki Page di Facebook.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber TechCrunch

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.