Kompas.com - 11/03/2015, 17:28 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
Wikipedia adalah situs keenam terpopuler di dunia.

KOMPAS.com - Kegiatan spionase internet yang digelar oleh badan intelijen AS National Security Agency (NSA) dikecam oleh banyak pihak.

Salah satunya adalah Wikimedia Foundation, lembaga nirlaba pemilik ensiklopedi web Wikipedia yang Selasa (10/3/2015) kemarin melayangkan gugatan hukum atas NSA.

Bocoran dokumen yang dipublikasikan oleh Edward Snowden pada 2013 memang menyebut Wikipedia dan setengah miliar penggunanya sebagai target kegiatan mata-mata NSA.

"Tujuan kami mengajukan tuntutan ini adalah untuk mengakhiri program spionase massal, demi melindungi hak-hak pengguna kami di seluruh dunia," tulis Wikimedia dalam sebuah posting blog yang dirangkum Kompas Tekno dari The Verge, Rabu (11/3/2015).

Dalam dokumen gugatan, Wikimedia yang diwakili oleh American Civil Liberties Union (ACLU) menyebutkan bakal memfokuskan tuntutan hukumnya pada kegiatan mata-mata "upstream", di mana NSA mencegat sejumlah besar data dengan menyadap jaringan infrastruktur internet seperti kabel bawah laut.

Spionase macam ini, menurut Wikipedia, tak ubahnya menebar jaring yang sangat lebar sehingga data-data pengguna yang tak bersalah (bukan target NSA) ikut tersadap.

"Dengan menyadap tulang punggung internet, NSA ikut membebani tumpuan demokrasi," tulis direktur eksekutif Wikimedia Lila Tretikov dalam posting blog lembaga tersebut.

"Wikipedia didirikan di atas kebebasan berekspresi dan menukar informasi. Dengan melanggar privasi pengguna kami, NSA mengancam kebebasan intelektual yang sangat penting untuk menciptakan dan mengerti ilmu pengetahuan," lanjut Tretikov.

Tujuan Wikimedia mengajukan tuntutan hukum ini adalah untuk mengakhiri kegiatan mata-mata "upstream" yang dilakukan oleh NSA. Namun, hal tersebut agaknya akan sulit diraih karena Wikimedia harus bisa membuktikan bahwa pihaknya terkena dampak spionase NSA.

NSA pun bisa berargumen bahwa Wikimedia tak mungkin tahu bahwa data penggunanya telah disadap karena kegiatan mata-mata tersebut memang dilakukan secara diam-diam.

Pun demikian, Tretikov dan pendiri Wikipedia Jimmy Wales bersikeras menempuh jalur hukum. "Privasi adalah hak yang esensial. Ia memungkinkan kebebasan berekspresi… ilmu pengetahuan berkembang di tempat yang melindungi privasi," tulis Wikimedia dalam blog.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.