Disebut Disadap Selandia Baru, Telkomsel Angkat Bicara

Kompas.com - 12/03/2015, 16:10 WIB
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com — Media di Australia belum lama ini mengangkat kembali isu penyadapan yang dilakukan oleh Pemerintah Selandia Baru terhadap operator seluler di Indonesia, Telkomsel.

Praktik tersebut terungkap setelah mantan karyawan kontrak NSA, Edward Snowden, membeberkan dokumen rahasia terkait penyadapan tersebut, satu tahun yang lalu.

Menanggapi hal tersebut, Telkomsel melalui VP corporate communication-nya, Adita Irawati, telah mengeluarkan pernyataan resmi.

Menurut Adita, arsitektur jaringan dan perangkat telekomunikasi Telkomsel telah memenuhi standardisasi international telecommunication union (ITU), termasuk di sistem keamanannya.

Telkomsel juga telah mendapatkan sertifikasi ISO 27001:2005 mengenai standar proses keamanan jaringan untuk layanan Telkomsel, termasuk layanan broadband, isi ulang, layanan pelanggan, dan e-money.

Adita menambahkan, perangkat keamanan jaringan yang dipakai oleh Telkomsel juga diaudit secara berkala. "Audit itu dilakukan oleh pihak internal dan eksternal," demikian pernyataan tertulis Telkomsel yang diterima KompasTekno, Kamis (12/3/2015).

Telkomsel mengklaim selalu melakukan upaya perlindungan pelanggan sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Dalam hal penyadapan, Telkomsel merujuk pada Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2006 mengenai lawful interception, atau penyadapan secara sah.

Penyadapan yang sah tersebut dilakukan jika dibutuhkan dalam proses penyelidikan, penyidikan, penuntutan, dan peradilan terhadap suatu tindak pidana.

Dalam rangka pelaksanaan peraturan menteri tersebut, Telkomsel juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan penegak hukum yang sah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.