Kompas.com - 16/03/2015, 13:33 WIB
CEO Apple Steve Jobs pada peluncuran iPhone baru tanggal 9 Januari 2007 di San Francisco, California. BBCCEO Apple Steve Jobs pada peluncuran iPhone baru tanggal 9 Januari 2007 di San Francisco, California.
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Bob Iger, CEO Disney, ternyata pernah ditawari untuk pindah ke raksasa internet Google. Akan tetapi, karena sebuah bujukan dari satu orang sahabatnya, ia menolak tawaran menggiurkan tersebut. Siapakah orang itu?

Sahabat Iger yang merayunya agar tidak pindah ke Google ternyata adalah Steve Jobs. Pendiri Apple tersebut, seperti KompasTekno kutip dari The Register, Sabtu (14/3/2015), menyatakan kepada Iger bahwa saat itu, Apple sedang memiliki konflik dengan Google.

Oleh karena itu, sebagai sahabat, Jobs tidak mau Iger pindah ke Google. Tentunya, Jobs tidak ingin bertarung dengan perusahaan yang digawangi oleh teman baiknya itu.

"Dia berkata, bahwa ia akan cemburu," ujar Iger.

Kisah mengenai bujuk rayu Jobs tersebut merupakan salah satu bagian dari buku berjudul Becoming Steve Jobs: The Evolution of a Reckless Upstart into a Visionary Leader. Buku ini ditulis oleh dua wartawan kawakan di bidang teknologi, Brent Schlender dan Rick Tetzeli.

Lebih lanjut, Iger banyak menceritakan ihwal persahabatannya dengan Jobs. Iger mengisahkan, ia dan Jobs sangat sering bertemu dan mengobrol. Dalam satu pekan, mereka bisa bertemu 3 hingga 4 kali. Sayangnya, setelah penyakit Jobs semakin parah, rutinitas tersebut akhirnya berhenti.

Jobs dan Iger berteman baik, saat keduanya tergabung dalam direksi Disney. Jobs berada dalam susunan direksi karena ia merupakan pemilik dari studio film animasi Pixar, yang diakuisisi oleh Disney pada 2006 lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kala itu, perusahaan yang terkenal dengan karakter Mickey Mouse dan Donald Duck itu membeli Pixar dengan harga 7,4 miliar dollar AS.

Setelah Jobs akhirnya harus menyerah karena penyakitnya di tahun 2011 lalu, Iger pun menjadi salah satu dewan direksi Apple.

Buku Becoming Steve Jobs sendiri dibuat untuk menceritakan sosok Jobs sebagai manusia sehari-hari yang memiliki emosi dan perasaan.

Buku ini dibuat dengan kajian dan wawancara mendalam terhadap orang-orang di lingkaran Jobs, termasuk Tim Cook (CEO Apple), Jony Ive (Product Designer Apple), Eddy Cue (Senior Vice President of Internet Software and Services Apple), John Lasserter (Chief Creative Officer Pixar), Bob Iger (CEO Walt Disney), dan Laurene Powel Jobs (mantan istri Jobs).

Buku ini dibungkus untuk menjawab pelbagai pertanyaan ringan, manusiawi, dan sehari-hari, ihwal hubungan Jobs dengan orang-orang terdekatnya, dan pengalaman-pengalaman yang berkesan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.