Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Begini Cara Mengedit Peta di Waze

Kompas.com - 17/03/2015, 16:11 WIB
Deliusno

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai aplikasi peta digital, layanan Waze dapat dikatakan cukup unik. Pasalnya, peta yang ditampilkan tidak hanya dikerjakan oleh tim dari Waze saja, tetapi juga membuka diri untuk dikembangkan bersama-sama dengan penggunanya.

Tujuannya, dengan kontribusi dari pengguna, data dan informasi yang ada di peta Waze semakin akurat dan juga lengkap. Sebagai gambaran, apabila Waze menampilkan nama suatu jalan dan ada yang mengetahui bahwa nama jalan itu salah, pengguna bisa langsung berkontribusi untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

Nah, pengguna yang mengontribusikan waktunya untuk mengedit dan melengkapi peta di aplikasi itu teryata disediakan sebuah wadah khusus oleh Waze. Tempat berkumpulnya yang gemar untuk berkontribusi itu dinamakan Waze Map Editor.

Menurut Christian Iskandar, salah satu Waze Map Editor asal Indonesia, untuk bergabung ke komunitas ini tidak sulit. Pengguna hanya perlu mendaftar di situs www.waze.com/editor dan bisa langsung mengedit peta yang sudah ada.

"Sistemnya crowdsource, semua orang bisa bergabung," beber Christian.

Level yang berbeda

Meskipun begitu, bakal ada tingkatan atau level dari para editor. Level terkecil adalah 1 dan level tertingginya adalah 6. Setiap level tersebut nantinya diberikan hak mengedit yang berbeda.

Level paling bawah hanya diizinkan mengedit radius sejauh 1 mil, sementara itu level tertinggi sudah diberi hak akses untuk mengedit peta di satu negara tertentu.

Setiap perubahan yang ada di peta sendiri nantinya memerlukan approval atau persetujuan dari level di atas pengguna. Sebagai contoh, apabila ada satu tempat yang diedit oleh pengguna level 2, maka yang bisa memberikan approval adalah pengguna dengan level sama atau lebih tinggi.

Mengapa tidak semua level bisa memberikan persetujuan? Menurut Christian, hal tersebut untuk mencegah ada yang berbuat iseng atau usil di Waze.

"Oleh karena itu, hanya Waze Map Editor level 6 yang bisa mengedit jalan tol. Bayangkan, jika ada yang baru level 1, kemudian secara tidak sengaja menghilangkan jalan tol dari peta, bisa fatal kan?" ujar Christian kepada KompasTekno di Jakarta, Selasa (17/3/2015).

Saat mengedit peta dan memberikan laporan di sepanjang jalan, Wazer, sebutan pengguna Waze, akan mendapatkan beberapa poin tertentu. Nantinya, poin tersebut yang akan digunakan sebagai parameter level satu orang pengguna.

Sebagai contoh, satu pengguna bisa naik ke level 2 apabila memiliki poin sebanyak 1.000, 25.000 untuk masuk level tiga, dan seterusnya. Butuh poin sebanyak 500.000 untuk ada di level teratas.

Selain itu, setiap Waze Map Editor yang berada di level atas berkesempatan untuk menjadi jawara di setiap negara masing-masing. Pengguna yang berhasil menjadi jawara akan dinamakan Local Champ. Pengguna ini dipilih langsung oleh pihak Waze.

Langkah terakhir adalah dengan menjadi Global Champ. Itu artinya, Wazer itu dipilih karena telah berkontribusi bagi Waze secara global.

Halaman:

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kacamata Pintar Meta 'Ray-Ban' Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Kacamata Pintar Meta "Ray-Ban" Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Gadget
Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Game
Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

e-Business
Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Internet
Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Internet
Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

e-Business
Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

Internet
Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

e-Business
Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan 'Sensa HD Haptics'

Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan "Sensa HD Haptics"

Gadget
10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

Gadget
Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Gadget
Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai  'Circle to Search' Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai "Circle to Search" Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Software
Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

e-Business
Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com