4G LTE Masuk Surabaya, Ini Harapan Walikota Risma

Kompas.com - 23/03/2015, 09:44 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di acara peluncuran 4G LTE Telkomsel di Tunjungan Plaza, Surabaya, Minggu (22/3/2015). Reska K. Nistanto/Kompas.comWali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di acara peluncuran 4G LTE Telkomsel di Tunjungan Plaza, Surabaya, Minggu (22/3/2015).
|
EditorReza Wahyudi
SURABAYA, KOMPAS.com - Layanan 4G LTE dari Telkomsel resmi diluncurkan di Surabaya pada Minggu (22/3/2015) lalu. Layanan tersebut diharapkan Telkomsel bisa mempercepat implementasi smart city yang telah dimulai oleh kota Surabaya.

Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah menyatakan dukungan Telkomsel untuk implementasi smart city.

Telkomsel dan Telkom Group siap mendukung Surabaya dan kota-kota lainnya di Indonesia untuk menerapkan 4G LTE," ujar Ririek di acara peresmian layanan 4G LTE di Surabaya.

Sementara Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, atau yang kerap disapa Risma, mengatakan bahwa Surabaya merupakan satu-satunya kota yang di dalamnya telah memiliki sepuluh layanan yang telah menggunakan sarana teknologi informasi (TI).

"Dengan konsep smart city ini kita ingin mewujudkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan," ujar Risma di hadapan para jurnalis.

Seperti diketahui, Surabaya saat ini telah memanfaatkan metode online untuk sistem administrasi kependudukannya. Sistem yang telah di-online-kan itu antara lain sistem administrasi perizinan, sistem monitoring area publik, penerimaan murid baru, Surat Izin Mengemudi (SIM), portal pariwisata, CCTV pemantau lalu lintas, serta Traffic Management Center.

Ke depannya, Risma ingin memanfaatkan TI untuk memantau angka kemiskinan, putus sekolah dan pengangguran.

"Kita sedang membangun track record pendidikan anak, dari TK, SD, hingga SMP-nya dimana, sampai dia kerja, ini bisa dipakai untuk memantau angka putus sekolah dan pengangguran," ujar Risma.

Selain itu, Surabaya menurut Risma juga akan meningkatkan sistem keamanan dengan menambah beberapa CCTV (closed circuit television) di tempat-tempat yang rawan terjadi kecelakaan.

"(Tindak kriminal) bisa ditangkap dengan kamera yang connect dengan Polsek dan Kecamatan, sehingga geraknya lebih cepat (antisipasi) kecelakaan dan kriminal," demikian kata Risma.

Lebih lanjut menurut Risma, hadirnya teknologi 4G LTE Telkomsel di Surabaya diharapkan juga bisa dimanfaatkan warga masyarakat Kota Pahlawan itu untuk menunjang produktivitas, bukan hanya kegiatan yang bersifat konsumerisme saja.

"Warga Surabaya juga bisa mengakses program-program untuk bisnis dengan teknologi yang lebih bagus lagi," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X