Kompas.com - 24/03/2015, 13:14 WIB
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Tak berlebihan rasanya jika Xiaomi kerap diibaratkan sebagai Apple dari Tiongkok. Ihwalnya, kedua vendor memiliki sifat serupa, yakni inovatif dalam menggiring tren teknologi.

Salah satunya bisa dilihat dari strategi Xiaomi yang fokus menuju pasar kelas menengah ke bawah. Vendor-vendor pendahulunya seperti LG, Acer, dan Sony, kemudian mengikuti jejak itu.

Tak cukup tiga vendor, kini Samsung pun bergabung sebagai "tim pengikut" Xiaomi. Dilansir KompasTekno, Selasa (24/3/2015) dari KoreaTimes, pabrikan asal Korea Selatan tersebut berencana memasarkan ponsel-ponsel low-end melalui situs online.

"Yang menarik adalah Xiaomi hanya menjual produknya melalui situs resmi (di Tiongkok-red). Manajemen Samsung yakin strategi ini adalah salah satu alasan mengapa Xiaomi bisa menjulang tinggi dalam waktu singkat," kata pimpinan salah satu subkontraktor Samsung.

Selain dianggap efisien dalam pembiayaan, penjualan online juga diterka efektif di era serba terkoneksi saat ini.

"Jika Samsung menjual lebih banyak produknya secara online, akan banyak pengeluaran yang dipangkas. Ini juga bagus untuk para konsumen yang ingin berburu diskon lebih," kata pimpinan salah satu perusahaan penyokong komponen lokal Samsung.

Dalam waktu dekat, kata dia, penerapan penjualan online bakal diberlakukan di India, Vietnam, dan Tiongkok. Belum jelas kapan cara ini akan diterapkan di seluruh lini Samsung. Yang jelas, strategi ini masih dalam tahap uji coba.

Pasalnya, cara ini juga dianggap seperti pedang mata dua. Di satu sisi bisa memangkas pengeluaran, di sisi lain bisa menurunkan citra Samsung yang acap dijuluki "vendor premium". Maka dari itu, Samsung masih sanksi untuk memberlakukan rencana tersebut di pangsa pasar Amerika Serikat, Eropa, dan Korea.

"Untuk wilayah Asia Pasifik, penjualan online untuk produk murah memang patut dicoba. Bagaimanapun pasar negara-negara tersebut sangat berarti bagi semua vendor," kata pimpinan perusahaan penyokong komponen lagi.

Seperti diketahui, di negara berkembang, Samsung memiliki rekam jejak penjualan yang terhitung memuaskan. Pabrikan smartphone tersebut bersaing sengit dengan Apple untuk perangkat kelas premium.Tapi, di Asia, ketika tuntutan untuk ponsel murah semakin degap, Samsung semakin tertinggal oleh Apple.

Pasalnya, produk mahal Apple disertai inovasi dan strategi pasar yang jelas. Sedangkan Samsung diklaim masih terombang-ambing dalam menyasar pasar premium atau bawah. Inovasi produknya pun tak terlalu berarti.

Pada kuartal IV 2014, market share Samsung di Asia terpaut 13 persen, sedangkan Apple 16 persen. Untuk itu, menurut pimpinan perusahaan penyokong, sebaiknya Samsung "lagi-lagi ikut" strategi Xiaomi untuk menyasar pasar kelas bawah, khusus untuk di Asia.

"Fokus Samsung untuk beralih ke perangkat murah di Asia mendorong implementasi penjualan online di beberapa negara. Ini efektif untuk mendongkrak pasar sekaligus menghemat biaya," kata dia.

Hingga sekarang, belum ada konfirmasi resmi dari juru bicara Samsung terkait rencana promosi dan penggodokan produk di Asia yang dibeberkan beberapa perusahaan pendukungnya tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menyembunyikan Hasil Pertandingan Mobile Legends (ML) Agar Tak Malu Saat Diajak 'Mabar'

Cara Menyembunyikan Hasil Pertandingan Mobile Legends (ML) Agar Tak Malu Saat Diajak "Mabar"

Software
Cara Mengaktifkan Windows Defender di Windows 10

Cara Mengaktifkan Windows Defender di Windows 10

Software
10 Link Download Twibbon Hari Bank Indonesia 2022 dan Cara Pakainya

10 Link Download Twibbon Hari Bank Indonesia 2022 dan Cara Pakainya

Internet
WhatsApp Bakal Perpanjang Waktu Hapus Pesan Terkirim Hingga 2,5 Hari?

WhatsApp Bakal Perpanjang Waktu Hapus Pesan Terkirim Hingga 2,5 Hari?

Software
5 Fitur 'Rahasia' HP Samsung, Ganti Shortcut Locksreen hingga Sembunyikan Aplikasi

5 Fitur "Rahasia" HP Samsung, Ganti Shortcut Locksreen hingga Sembunyikan Aplikasi

Software
Cara Bikin “Baca Selengkapnya” di WhatsApp buat Prank Teman Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Bikin “Baca Selengkapnya” di WhatsApp buat Prank Teman Tanpa Aplikasi Tambahan

Software
Cara Mengubah File Google Docs ke PDF tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Mengubah File Google Docs ke PDF tanpa Aplikasi Tambahan

Software
Realme C30 Resmi di Indonesia dengan Baterai 5.000 mAh, Harga Rp 1 Jutaan

Realme C30 Resmi di Indonesia dengan Baterai 5.000 mAh, Harga Rp 1 Jutaan

Gadget
Facebook dkk Batasi Perekrutan Karyawan Baru

Facebook dkk Batasi Perekrutan Karyawan Baru

e-Business
Cara Aktifkan Autentikasi Dua Faktor iPhone biar Tak Mudah Dibobol

Cara Aktifkan Autentikasi Dua Faktor iPhone biar Tak Mudah Dibobol

Software
Arti 5 ATM yang Ada di Smartwatch dan Jam Tangan

Arti 5 ATM yang Ada di Smartwatch dan Jam Tangan

Gadget
Gandeng Nicholas Saputra, Agan Harahap Bikin Film Pendek Keren Bahas Spesifikasi Oppo Find X5 Pro 5G

Gandeng Nicholas Saputra, Agan Harahap Bikin Film Pendek Keren Bahas Spesifikasi Oppo Find X5 Pro 5G

BrandzView
Link Pendaftaran Beasiswa LPDP 2022 Tahap 2 serta Syarat dan Jadwalnya

Link Pendaftaran Beasiswa LPDP 2022 Tahap 2 serta Syarat dan Jadwalnya

e-Business
Apple Wajibkan Seluruh Aplikasi di App Store Mudahkan Pengguna Hapus Akun

Apple Wajibkan Seluruh Aplikasi di App Store Mudahkan Pengguna Hapus Akun

Software
Link Pengumuman PPDB Jateng 2022 Jenjang SMA dan SMK serta Ketentuan Daftar Ulangnya

Link Pengumuman PPDB Jateng 2022 Jenjang SMA dan SMK serta Ketentuan Daftar Ulangnya

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.