XL Berhenti Kembangkan Jaringan 2G

Kompas.com - 01/04/2015, 16:06 WIB
CEO baru XL Axiata Dian Siswarini (kanan) bersama CEO XL sebelumnya, Hasnul Suhaimi setelah RUPS di Jakarta, Rabu (1/4/2015). YHW/Kompas.comCEO baru XL Axiata Dian Siswarini (kanan) bersama CEO XL sebelumnya, Hasnul Suhaimi setelah RUPS di Jakarta, Rabu (1/4/2015).
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - XL Axiata memutuskan mulai menghentikan pengembangan layanan komunikasi berteknologi 2G. Ke depannya, 2G hanya akan diperbaiki dari sisi kualitas dan kuantitas layanan saja, namun tidak akan ada BTS baru yang khusus menggunakan teknologi ini.

"New handset yang masuk banyak smartphone, tapi yang menggunakan 2G masih besar. Pengguna yang hanya memakai 2G only saat ini ada 70 persen," terang CEO XL Axiata Dian Siswarini yang baru saja dilantik hari ini, Rabu (1/4/2015).

"Kalaupun pengguna 2G masih banyak, penggunaan datanya tidak banyak. 2G site yang baru sekarang sih sudah tidak ada. Kita lihat 2G tidak akan di-develop lebih jauh. Hanya perbaikan dari sisi kapasitas dan kualitas. Coverage sudah luas, jadi kita gak akan perluas lagi," imbuhnya.

Teknologi 2G sendiri rata-rata hanya digunakan untuk layanan suara dan SMS. Meski bisa digunakan untuk layanan data, menurut Dian kinerjanya hanya nyaman bila digunakan untuk chatting saja.

Sebagai gantinya, salah satu operator telekomunikasi terbesar Indonesia itu akan fokus pada pengembangan layanan data, terutama melalui teknologi komunikasi 3G dan 4G yang saat ini sudah mulai diterapkan di beberapa kota.

"Core service yaitu voice dan SMS sudah mengalami penurunan, sehingga ke depan mesti difokuskan pada bagaimana meningkatkan layanan data. Selanjutnya kita lihat perkembangan 3G dan 4G, karena penetrasi 4G harus selaras dengan penetrasi handset," terang Dian.

"Tapi 2G akan tetap ada sampai 2020. Kalau BTS baru spesifik untuk 2G tidak," pungkasnya.

Total BTS 2G yang dimiliki XL per 2014 adalah 36.000 unit. Sedangkan BTS 3G sudah ada 16.000 unit.

Mendigitalkan Indonesia

Dalam kesempatan berbeda, saat masih menjabat Deputy CEO XL Axiata, Dian juga sempat mengungkap cita-cita XL untuk mendigitalkan masyarakat Indonesia. Caranya adalah memacu ketersediaan layanan data yang kaya manfaat dan pemerataan internet berkecepatan tinggi.

"Kalau kita bicara mengenai data, enabler utamanya adalah network atau jaringan. Jadi 2015 kita akan selalu me-maintain dan menaikkan kapasitas juga kualitas jaringan kita," ujar Dian saat itu.

Terkait dengan visi itu, XL telah menyiapkan sejumlah rencana. Tiga hal yang jadi pokok dalam rencana tersebut antara lain infrastruktur yang memadai, ragam layanan data sesuai kebutuhan pelanggan, serta memperuas jangkauan layanan berteknologi 4G.

"Tahun ini kami menyediakan capex (belanja modal) sekitar Rp 7 triliun. Berbagai program telah kami siapkan, yang semuanya berorientasi pada upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan sesuai yang dibutuhkan pelanggan," imbuh Dian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X