Facebook Riff, Aplikasi Bikin Video Keroyokan

Kompas.com - 03/04/2015, 14:15 WIB
Tampilan aplikasi berbagi video buatan Facebook, Riff The Next WebTampilan aplikasi berbagi video buatan Facebook, Riff
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Konektivitas agaknya benar-benar menjadi prinsip Facebook dalam menelurkan produk. Hari ini, Kamis (2/4/2015), jejaring sosial tersebut merilis aplikasi berbagi video "Riff".

Agaknya, Facebook tak hanya ingin menghubungkan orang-orang di seluruh belahan dunia. Lebih jauh, layanan yang didirikan Mark Zuckerberg ini hendak memelihara keriaan pertemanan yang telah terjalin. Riff mengakomodir kebutuhan tersebut.

"Bersenang-senang dengan teman adalah pengalaman yang ingin diberikan Facebook," kata Product Manager Facebook Josh Miller, sebagaimana dikutip KompasTekno, Kamis (2/4/2015) dari situs Newsroom Facebook.

Secara garis besar, Riff adalah kloning dari Snapchat. Bedanya, Riff menggunakan kemampuan tagar untuk menambah keseruannya. Selain itu, jika Snapchat mengakomodir pembuatan dan pembagian video secara personal, Riff lebih mengandalkan pembuatan video secara "keroyokan" atau kolaboratif.

"Proses kreatif dari kolaborasi pengguna akan lebih seru dan hasil final video lebih keren," kata Miller.

Cara menggunakan Riff cukup sederhana. Siapa saja bisa mulai membuat satu video. Setelahnya, Anda cukup memberi tagar untuk topik video. Misalnya tagar #AprilMop, mengingat kemarin adalah peringatan hari "guyonan" sedunia tersebut.

Usai mengunggah video, teman Anda dapat melihat video dengan tagar itu. Teman Anda pun bisa membuat video untuk menyambung video Anda. Teman dari teman Anda kemudian juga diizinkan melanjutkan video dengan tagar serupa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti tali yang saling menyambung, video dengan topik yang Anda unggah akan banyak direspon dengan video pula. Akhirnya, semua bakal tergabung menjadi satu kolaborasi yang bisa jadi lucu, keren, konyol, atau apapun itu. Intinya adalah "kolaborasi bersama teman," kata Miller.

Proyek video bersama teman selingkaran itu paling lama berdurasi 20 detik. Hasilnya akhirnya bisa ditautkan ke akun Facebook atau ke situs-situs lainnya yang eksis di jagat maya.

Saat ini, aplikasi "iseng" tim Facebook ini sudah tersedia di toko aplikasi Play Store dan App Store. Selamat mencoba!Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.