Kompas.com - 07/04/2015, 06:44 WIB
ilustrasi shutterstockilustrasi
|
EditorWicak Hidayat

"Sebagai anak muda sekarang saatnya bikin start up. Langkahnya masih panjang,
lebih berani mengambil risiko karena belum banyak yang jadi beban. Karena ini
adalah enterpreneurship. Kalau anak muda sekarang membutuhkan sesuatu tapi gak
ada, ya mereka akan buat itu ada," terangnya.

Lebih lanjut, Daniel berpendapat bahwa Indonesia mestinya melahirkan pendiri-
pendiri start-up yang menghasilkan juara. Start-up yang kemudian tumbuh besar
itulah yang menurutnya akan menghasilkan bibit-bibit unggul untuk pertumbuhan
usaha rintisan generasi berikutnya.

"Lihat anak buahnya Steve Jobs, semua yang telah keluar dari Google, semua
yang keluar dari Facebook, mereka bikin start-up. Jadi kita masuk dalam
generasi di mana sepuluh tahun ke depan, orang sejenis William (pendiri
Tokopedia) ini mesti diadakan. Bukan mereka yang untung, tapi anak buahnya.
Setelah lima tahun anak buah mereka keluar, lalu bikin start-up," terangnya
memberi contoh.

"Kalau dipajaki sekarang, besok tutup, angkatan ini mati suri sebelum tumbuh,"
tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.