Kompas.com - 10/04/2015, 07:28 WIB
Gerbang masuk gedung kantor Apple di 4 Infinite Loop dihias sesuai tema peluncuran iPhone terbaru, Selasa (10/9/2013). (TheVerge)Gerbang masuk gedung kantor Apple di 4 Infinite Loop dihias sesuai tema peluncuran iPhone terbaru, Selasa (10/9/2013).
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Apple Inc., mungkin menjadi perusahaan teknologi yang paling didambakan oleh para pekerja TI. Namun pengakuan dari mantan karyawan Apple ini mungkin akan mengubah pandangan tersebut.

Ben Farrell, yang baru-baru ini berhenti dari pekerjaannya di kantor Apple di Sydney, Australia, menuliskan pengalamannya selama bekerja di Apple dalam blog-nya.

Dalam postingan blog tersebut, Farrell mengatakan bahwa karyawan Apple harus bisa bekerja enam belas jam dalam sehari, yang diisi dengan satu meeting ke meeting berikutnya.

Farrell yang dahulu bekerja sebagai Quality Program Manager untuk program dukungan teknis AppleCare itu mengaku bahagia setelah keluar dari pekerjaan yang mungkin diidamkan banyak orang.

"Enam belas jam sehari diisi dengan rapat terus menerus, mungkin sudah biasa di perusahaan lain, namun meeting di Apple itu seperti agenda untuk menjatuhkan (karir) seseorang," demikian tulis Farrel dalam blog resminya.

Budaya di dalam Apple itu menurut Farrell bukan hanya memiliki tuntutan tinggi, namun juga picik dan kebanyakan karyawan mencoba saling menjatuhkan agar dirinya sendiri yang sukses.

Spirit dalam tim hampir tidak ada karena menurut Farrell setiap orang saling menyerang dan memiliki agenda untuk menyenangkan dirinya sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikutip KompasTekno dari situs BGR, Rabu (8/4/2015), curhatan Farrell tentang kondisi kantor Apple yang menurutnya tidak sehat itu juga membuatnya kehilangan waktu bersama keluarga.

"Saya menolak perjalanan dinas karena waktu itu harus mendampingi istri saya yang sedang hamil, yang terjatuh dari tangga dan harus dirawat di rumah sakit," ujar Farrell.

Namun karena menolak perjalanan dinas, penilaian kinerja Farrell menjadi minus, dan dibawa ke tingkat manajemen, walau alasan keluarga yang darurat di atas telah diutarakan Farrell.

Halaman:


Sumber BGR

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.