Kompas.com - 13/04/2015, 08:42 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Mike Kerns, Senior Vice President Yahoo, akan segera meninggalkan perusahaan yang bergerak di bidang internet ini. Ia akan menjadi salah satu petinggi pertama Yahoo yang meninggalkan perusahaan.

Keputusan Kerns untuk hengkang bisa jadi pukulan yang cukup telak bagi CEO Yahoo Marissa Mayer. Pasalnya, Kerns disinyalir sebagai salah satu orang yang dipercayai untuk memimpin perusahaan bersama dengan Mayer.

Keputusan oleh Kerns untuk angkat kaki sendiri sudah diumumkan melalui akun Twitter resminya.

"Lima tahun yang luar biasa, belajar banyak dan bertemu/bekerja dengan orang yang hebat. Telah membuat dampak yang positif dan tidak sabar untuk melihat apa yang akan terjadi berikutnya," kicau Kerns.

Pada awalnya, banyak yang tidak menyangka bahwa Kerns akan bertahan begitu lama di Yahoo. Alasannya, ia merupakan salah satu orang kepercayaan dari CEO sementara Yahoo kala itu, Ross Levinsohn.

Saat menjabat menjadi CEO, Mayer diketahui "menyingkirkan" banyak orang kepercayaan Levinsohn. Di luar dugaan, Mayer mempertahankan Kerns.

Seperti KompasTekno kutip dari Business Insider, Sabtu (11/4/2015), Kerns sendiri sebenarnya sudah ingin hengkang pada tahun 2013 lalu, satu tahun setelah kedatangan Mayer.

Akan tetapi, atas beberapa pertimbangan, Mayer mencoba mempertahankan Kerns dengan mengangkatnya menjadi Senior Vice President dan memberikannya banyak tanggung jawab, termasuk untuk produk video, berita, dan produk media lainnya.

Sebelum menjadi Senior Vice President, Kerns bertanggung jawab atas proses desain ulang dari homepage Yahoo

Mayer, menurut klaim seorang sumber, dikatakan mempercayai Kerns karena memiliki sifat yang sangat percaya diri yang tinggi.

Hubungan Kerns dan Mayer dikabarkan sempat mendingin beberapa bulan lalu. Salah satu penyebabnya, masih menurut sumber, keduanya punya pandangan yang berbeda pada produk Tumblr.

Akibatnya CEO wanita Yahoo itu sudah menyerahkan beberapa tanggung jawab yang diemban Kerns ke Simon Khalaf, CEO Flurry, startup yang diakuisisi Yahoo tahun lalu.

Khalaf sendiri dikatakan oleh pihak Yahoo akan menggantikan peran Kerns di masa yang akan datang.

"Mike Kerns telah memutuskan untuk kembali ke akar wiraswastanya dan akan tetap bersama Yahoo hingga akhir April untuk memastikan transisi yang mulus ke Simon Khalaf, mantan CEO Flurry, yang akan menjalankan peran baru memimpin inisiasi platform publishing kami," kata seorang jurubicara Yahoo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.