Kompas.com - 17/04/2015, 09:31 WIB
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Vendor ponsel Android asal Tiongkok OnePlus meminta bantuan dana dari investor di Sillicon Valley untuk mengekspansi produknya. One Plus berencana menambah pekerjanya hingga 1.500 orang tahun ini.

Hal tersebut diungkapkan pendiri OnePlus Carl Pei, yang merintis perusahaan sejak 2013 dengan bantuan enam orang.

"Kami kurang pengalaman untuk mengembangkan usaha kami lebih jauh. Jadi, kami sebenarnya sedang berbincang dengan para investor di Valley," kata Pei sebagaimana dilaporkan Bloomberg dan dikutip KompasTekno, Kamis (16/4/2015). Untuk dana pasti yang diharapkan, Pei belum bisa membeberkan.

Sejauh ini, perusahaan telah menelurkan smartphone Android OnePlus One yang memiliki kinerja tinggi dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan produk Samsung dan Apple.

Tahun lalu, OnePlus menjual lebih dari satu juta unit smartphone. Cara pemasarannya berbeda dari yang lain, yakni dengan menyebar undangan. Jadi, cuma mereka yang diundang yang berhak membeli produk.

Ke depan, OnePlus ingin menyasar lebih banyak pasar kelas menengah dengan ponsel pintar yang sesuai kebutuhan penggunanya. Secara bertahap, OnePlus bakal menggenjot daya saingnya terhadap pabrikan-pabrikan semacam Xiaomi, Lenovo, dan Huawei.

Tahun ini, OnePlus mengkonfirmasi bakal menelurkan dua model ponsel pintar dengan target penjualan tiga juta unit.

Tahun depan, Pei menargetkan memproduksi 10 kali lipat lebih banyak jenis smartphone dari tahun ini dengan menargetkan penjualan hingga 10 juta unit. Nantinya, cara penjualan bakal dikombinasikan antara undangan dan online.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.