Facebook Hello Bisa Ungkap Penelepon Misterius

Kompas.com - 24/04/2015, 10:06 WIB
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Ada panggilan dari nomor tak dikenal acap kali membuat pengguna ponsel ragu untuk menerima panggilan. Bisa saja si penelpon adalah orang yang tak diharapkan. Tapi, bisa juga si penelpon sebenarnya adalah orang yang dikenal.

Keraguan tersebut tak perlu lagi dialami dengan ditelurkannya aplikasi "Facebook Hello", sebuah aplikasi yang digodok oleh tim Facebook Messenger.

Tujuan aplikasi itu adalah mengintegrasikan daftar kontak Facebook dengan daftar kontak yang disimpan di ponsel. Pengguna dapat mengetahui identitas penelpon walau tak menyimpan nomor kontak orang tersebut di daftar kontak ponsel.

"Pengguna bakal melihat informasi terkait nama, pekerjaan, situs, dan hal lainnya yang dibagi penelpon di akun Facebooknya," kata Product Manager Facebook, Andrea Vaccari, sebagaimana tertera pada NewsroomFB dan dikutip KompasTekno, Kamis (23/4/2015)

Tentu, hal ini berlaku selama pengguna berteman dengan penelepon di Facebook.
Juga, jika penelepon tak mengubah penyetelan default di akun Facebook-nya ihwal integrasi informasi akunnya dengan Hello.

Selain untuk mengakses informasi personal, Hello juga memungkinkan penggunanya untuk memblok nomor tertentu dan mencari panggilan bisnis dengan lebih mudah. Pasalnya, perpustakaan informasi kontak di Facebook sangat besar dan mengakomodir pencarian berbagai kontak.

Cara kerja Hello kurang lebih seperti aplikasi TrueCaller. Bedanya, Hello diintegrasikan dengan Facebook.

Bulan lalu, pihak Android sempat mendapati Facebook bereksperimen dengan Hello, namun memakai kodenama "Phone". Eksperimen tersebut hanya dijalankan untuk lingkaran pekerja Facebook.

Kini, eksperimen Facebook Hello dilakukan dengan cakupan lebih luas. Pengguna Facebook di AS, Brazil dan Nigeria yang menggunakan perangkat Android, sudah dapat merasakan pengalaman telepon dengan mengaktifkan Hello.

Jika percobaan di negara-negara tersebut berjalan sesuai yang diharapkan, Hello bakal mengepakkan sayap ke negara-negara lainnya.

Namun, barangkali cuma pengguna Android yang bakal menjajal layanan tersebut. Pasalnya, iOS tak mengizinkan aplikasi pihak ketiga untuk berinteraksi dengan panggilan telepon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.