Di Indonesia, Internet Tak Perlu Adil dan Setara?

Kompas.com - 25/04/2015, 08:05 WIB
CEO Indosat Alexander Rusli (tengah, memegang mikropon) saat berbicara dengan sejumlah media, di Gili Trawangan, Jumat (24/4/2015). Reza Wahyudi/KompasTeknoCEO Indosat Alexander Rusli (tengah, memegang mikropon) saat berbicara dengan sejumlah media, di Gili Trawangan, Jumat (24/4/2015).
Penulis Reza Wahyudi
|
EditorWicak Hidayat

Kembali ke net neutrality, Alex mengatakan bahwa program Internet.org memang tidak mendukung net neutrality.

Penolakan terhadap kampanye "internet netral" tersebut juga dilakukan Indosat. "Indosat sangat tegas menolak yang namanya net neutrality," kata Alex.

Tak hanya Indosat, semua operator dan pemerintah disebutkan sepakat tidak mendukung kampanye yang dicetuskan oleh Tim Wu, seorang profesor di Universitas Columbia pada tahun 2003 tersebut.

"Semua operator firm, pemerintah juga firm bahwa kita tidak mendukung net neutrality," kata Alex.

Tidak Ada Situs "Anak Emas"

Karena operator seluler di Indonesia tidak mendukung net neutrality, mereka bisa menganak-emaskan atau bahkan menganak-tirikan sebuah penyedia konten. Misalnya, operator dapat mempercepat akses sebuah situs asal membayar dengan tarif tertentu.

"Sangat bisa tapi yang bisa dibedakan hanya di core-nya saja, di radio tidak bisa dibedakan. Kalo tidak ada sinyal ya tidak ada sinyal aja," ujar Alex sangat ditanya soal kemampuan operator untuk memberikan layanan khusus.

Meski mempunyai kemampuan tersebut, menurut Alex, tidak ada satu pun operator di Indonesia yang melakukan praktik pemberian layanan yang lebih baik untuk penyedia konten tertentu.

Artinya, sepengetahuannya, di Indonesia saat ini belum ada satu situs pun yang dianak-emaskan atau dianak-tirikan oleh operator telekomunikasi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X