Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buatan Indonesia, Samsung Khawatir Nasib Galaxy S6

Kompas.com - 29/04/2015, 16:57 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com — Diam-diam, Samsung memproduksi dua smartphone andalan terbarunya, Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge, di Indonesia. Status "made in Indonesia" tersebut ternyata membuat pihak Samsung khawatir dengan nasib kedua ponsel canggih itu di pasaran nantinya.

Apa pasal? Vice President Corporate Business and Corporate Affairs Samsung Indonesia Lee Kanghyun menyoroti pandangan orang Indonesia terhadap produk produksi dalam negeri yang menurut dia cenderung negatif.

"Orang Indonesia itu tidak begitu suka dengan buatan Indonesia, makanya saya khawatir," kata Lee dalam sesi wawancara seusai acara peluncuran Samsung Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge di Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Kekhawatiran Lee muncul meskipun dua ponsel yang diproduksi Samsung di Indonesia itu merupakan model-model tercanggih yang mengusung aneka teknologi terbaru, sebut saja prosesor 64-bit Exynos 7420, pemindai sidik jari, dan kamera 16 megapiksel dengan optical image stabilizer.

Untuk meyakinkan konsumen, ia menyatakan bahwa Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge yang diproduksi di Indonesia tidak berbeda dengan versi produksi luar negeri. "Ini same quality," katanya.

Ubah persepsi

Lee membandingkan sikap orang Indonesia terhadap barang produksi lokal dengan warga di negeri asalnya, Korea Selatan, yang menurut dia memiliki nasionalisme dan apresiasi lebih tinggi dalam urusan ini.

Dia berharap kiprah Samsung memproduksi ponsel di Indonesia bisa mengubah persepsi konsumen Tanah Air tentang barang produksi lokal. "Ini bisa menjadi sejarah baru di Indonesia untuk membangkitkan industri smartphone di sini," ujar dia.

Pabrik Samsung di Indonesia berlokasi di kawasan Industri Cikarang, Jawa Barat. Di lokasi ini, Samsung Electronics memiliki kompleks pabrik yang telah berdiri sejak 1991, serta bergerak di bidang produksi perangkat elektronik macam TV dan perangkat audio-video.

Januari 2015 lalu, Samsung mulai membuat ponsel di pabrik yang sama. Produksinya khusus ditujukan untuk pasar domestik Indonesia lantaran, menurut Lee, biaya produksi ponsel di Indonesia lebih mahal ketimbang melakukan impor langsung.

Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge sendiri dijadwalkan hadir secara perdana di pasaran pada 8 Mei mendatang, bertempat di Mal Grand Indonesia, Jakarta, dan Sun Plaza, Medan.

Galaxy S6 dihargai Rp 9,5 juta, sementara Galaxy S6 Edge bakal dibanderol lebih mahal, pada kisaran Rp 12,5 juta. Kedua ponsel hanya akan tersedia dalam satu pilihan kapasitas media internal, yakni 32 GB untuk Galaxy S6, dan 64 GB untuk Galaxy S6 Edge.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.