Telkomsel Gelar Kompetisi Aplikasi Smart City

Kompas.com - 04/05/2015, 11:06 WIB
Direktur Utama Telkomsel, Ririek Asriansyah saat jumpa media di Jakarta, Senin (3/5/2015). Reska K. Nistanto/KOMPAS.comDirektur Utama Telkomsel, Ririek Asriansyah saat jumpa media di Jakarta, Senin (3/5/2015).
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Operator seluler Telkomsel menggelar kompetisi digital kreatif bertajuk "The Next Dev". Kompetisi ini dibuat untuk menggali potensi anak muda Indonesia dalam membuat aplikasi untuk perangkat mobile.

Telkomsel bekerjasama dengan MarkPlus akan menyediakan fasilitas pelatihan dan kompetisi di 10 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, Jogja, Surabaya, Malang, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar.

"Kompetisi ini sesuai dengan ekosistem DNA (Device, Network, Application) yang dimiliki Telkomsel," ujar Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah saat jumpa media di Jakarta, Senin (3/5/2015).

Menurut Ririek, di ekosistem mobile, Indonesia tidak akan bisa mengejar Tiongkok dalam hal manufaktur, karena itu yang dikejar adalah aplikasi.

"Kalau manufaktur kan kita gak bisa mengejar Tiongkok, yang masih bisa ya kreativitas, otak dalam membuat aplikasi," demikian ujar Ririek.

Kompetisi The Next Dev dijelaskan Ririek sudah peenah diselenggarakan oleh Telkomsel sejak 2013 lalu. Tahun ini, tema yang diusung Telkomsel adalah Smart City.

"Di kota-kota besar saat ini banyak permasalahan, seperti macet, polusi, dan sebagainya, dengan smart city diharapkan bisa mengatasi permasalahan tersebut," kata Ririek.

"Ujung-ujungnya meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya," imbuhnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X