Kompas.com - 06/05/2015, 10:13 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi

Selain terhubung ke situs iklan, sebagian kecil dari aplikasi gratis tersebut diketahui "mengizinkan" perangkat untuk menyerahkan data pengguna ke situs-situs pelacak pengguna.

Memang jumlahnya tidak terlalu banyak, hanya sekitar 30 persen. Akan tetapi, dampak yang dirasakan cukup mengerikan, data yang ada di perangkat "diserahkan" secara diam-diam, tanpa sepengetahuan pengguna.

Jumlah situs yang terhubung ke aplikasi gratis tersebut pun cukup banyak. Dalam sebuah contoh, aplikasi bernama Eurosport Player, aplikasi itu terhubung langsung ke 810 situs jenis user tracking atau pelacak pengguna.

Parahnya, tidak ada yang bisa dilakukan dari sisi pengguna untuk menghadapi masalah tersebut. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat terhubung ke situs-situs tersebut karena diatur oleh pengembang untuk memiliki "Permission" atau izin mengakses jaringan yang ada di perangkat.

Google sendiri tampaknya masih belum mau terlalu mengatur aplikasi yang ada di toko digitalnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber ZDNet

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.