Kompas.com - 07/05/2015, 13:56 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Saat ini, berbagai vendor kerap menyematkan slot microSD pada ponsel pintar buatannya. Ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan pengguna yang ingin mengekspansi kapasitas memori ponsel.

Di tengah penggunaan microSD yang seakan menjadi standar wajib pada sebuah gadget, Xiaomi memilih tak ikut arus. Sebelumnya, pabrikan Tiongkok tersebut memang telah membubuhkan beberapa perangkatnya dengan microSD, terutama perangkat-perangkat generasi awal.

Tetapi, untuk beberapa waktu belakangan dan ke depan, Xiaomi menegaskan tak bakal melengkapi produknya dengan slot microSD.

"Untuk perangkat-perangkat dengan performa tinggi, kami tak akan menggunakan slot microSD," kata Vice President Global Xiaomi Hugo Barra, sebagaimana dilaporkan Engadget dan dihimpun KompasTekno, Kamis (7/5/2015).

Sikap Xiaomi bukan tanpa alasan. Menurut Barra, timnya tak ingin mengorbankan kapasitas baterai, tampilan ponsel, dan slot microSIM tambahan bagi ponsel-ponsel yang dibuat dual SIM.

Yang lebih penting, Barra mengklaim microSD yang beredar di pasaran banyak yang palsu dan menipu pengguna. Sehingga, sedikit banyak kerusakan internal pada sistem ponsel terpengaruh oleh malfungsi microSD yang terpatri.

"Pengguna kira mereka membeli Kingston atau SanDisk (asli), padahal tidak. MicroSD yang banyak beredar memiliki kualitas yang sangat buruk, lambat, dan terkadang tiba-tiba berhenti bekerja. Ini merugikan pengguna. Alhasil, aplikasi tak bisa diakses, data hilang, dan banyak keluhan lainnya,'' Barra menjelaskan.

Kerusakan-kerusahan yang disebabkan microSD, kata Barra, kerap menjadi kambing hitam bagi vendor ponsel. "Pengguna akan menyalahkan ponselnya dan pabriknya,'' imbuhnya.

Ke depan, Barra menilai pilihan Xiaomi untuk menolak penggunaan microSD bakal diikuti vendor lain. Menurutnya, vendor lain pun merasakan hal serupa terkait penggunaan microSD selama ini di sebuah gadget. ''Ini akan jadi tren. MicroSD bakal musnah," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber ENGADGET


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.