Ini Bocoran Kemampuan Prosesor Terbaru AMD

Kompas.com - 09/05/2015, 13:48 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - AMD sudah mendengungkan nama "Zen" sejak tahun lalu, tetapi tidak kunjung mengeluarkan detil apapun mengenai kemampuannya. Kini mereka memberikan sedikit kisi-kisi agar pengguna bisa mengetahui seberapa canggih prosesor yang akan diluncurkan pada 2016 itu.

Soal fitur, seperti dilansir KompasTekno dari AnandTech, Sabtu (9/5/2015), perusahaan asal Amerika Serikat ini menjanjikan peningkatan kinerja hingga 40 persen pada throughput Instruction per Clock (IPC).

Prosesor ini juga akan meninggalkan Buldozer Clustered Multithreading (CMT) dan menggantinya dengan Simultaneous Multithreading (SMT) yang mirip dengan teknologi hyperthreading milik Intel. Tujuannya menerapkan teknologi SMT tersebut adalah untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya dalam pemrosesan.

Selain itu, AMD juga menyebut Zen sebagai prosesor yang memiliki cache dengan bandwidth tinggi dan latensi rendah. Walaupun begitu, saat ini mereka belum mendetilkan seperti apa perbedaan yang dimaksud bila dibandingkan dengan cache dalam lini produk Dozer.

Prediksi lain mengenai prosesor Zen ini menyebutkan bahwa AMD akan memproduksinya bersama rekan lama mereka, GlobalFoundries.

Rekanan tersebut saat ini sedang bekerja sama dengan Samsung untuk pemrosesan FintFET 14 milimeter. Selanjutnya akan segera merapikan peralatannya untuk menggarap teknologi 14 nanometer yang akan keluar tahun depan.

Para pengguna desktop yang kemungkinan akan bergembira dengan kabar ini. Pasalnya prosesor Zen dirancang untuk perangkat komputasi mutakhir AMD, bukan berupa Advance Processing Unit (APU).

Perusahaan prosesor itu juga menyeragamkan socket pada prosesor buatannya. Seluruh CPU Zen nantinya akan mendukung DDR4 dan memakai socket AM4 sebagai platform-nya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AnandTech



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.