Hugo Barra: Xiaomi Bukan Lagi Peniru Apple

Kompas.com - 18/05/2015, 13:24 WIB
Vice President Global Xiaomi, Hugo Barra memamerkan Mi Note di Beijing, Kamis (15/1/2014). Reska K. Nistanto/KOMPAS.comVice President Global Xiaomi, Hugo Barra memamerkan Mi Note di Beijing, Kamis (15/1/2014).
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Vice President Global Xiaomi, Hugo Barra mengatakan bahwa kini Xiaomi dan produsen smartphone Tiongkok lainnya, tidak bisa disebut lagi sebagai peniru produk-produk produk buatan Barat, terutama Apple.

Menurut Hugo, dirilisnya perangkat flagship Mi Note pada Januari lalu menjadi titik balik bagi perusahaan smartphone Tiongkok itu di panggung global.

Hugo mengatakan bahwa ulasan-ulasan tentang Mi Note yang ditulis oleh pihak luar Tiongkok yang ternyata bernada positif, memperkuat opininya tentang posisi Xiaomi sat ini.

"Banyak yang telah melihat perangkat ini (Mi Note) berkata bahwa ini adalah penegasan yang berasal dari Xiaomi (bahwa mereka bukan perusahaan tukang tiru)," ujar Hugo.

Produsen-produsen smartphone Tiongkok belakangan memang mendapat pujian dalam hal performa smartphone yang dihasilkan. Selain Xiaomi, sebut saja OnePlus, Meizu, dan sebagainya, yang membuat smartphone dengan spesifikasi tinggi dengan harga lebih terjangkau.

Selama beberapa tahun terakhir, Xiaomi memang identik dengan sebutan "tiruan Apple," karena desain antarmuka MIUI yang digunakan mirip dengan antarmuka iOS, sistem operasi Apple yang dipakai dalam iPad dan iPhone-nya.

Namun, seiring dengan meningkatnya popularitas Xiaomi dan posisinya di pasar smartphone global di tahun lalu (kini nomor empat dunia), maka konsumen dan media mulai memberikan fokus yang lebih besar terhadap produsen smartphone Tiongkok ini.

Seperti dikutip KompasTekno dari Android Headlines, Minggu (17/5/2015), Cepatnya pertumbuhan Xiaomi kini menjadi perhatian lebih dari fans dan media, alih-alih terus-terusan mengasosiasikannya dengan Apple.

"Kami sekarang bisa membuat produk berkelas yang bisa bersaing dengan produk buatan siapa saja, termasuk Apple," imbuh Hugo.

Jika Xiaomi ingin ekspansinya ke luar Tiongkok sukses, maka Xiaomi seharusnya bukan hanya bersaing dengan Apple, namun juga harus mampu membedakan dirinya dari Apple.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X