Benarkah Windows 10 Gratis untuk Pengguna Bajakan?

Kompas.com - 18/05/2015, 13:56 WIB
Ilustrasi Windows 10 MicrosoftIlustrasi Windows 10
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Microsoft mengeluarkan pernyataan resminya perihal update atau pembaruan Windows 10 bagi para pengguna Windows bajakan. Dalam blog resminya, salah satu petinggi raksasa piranti lunak tersebut menyatakan, pengguna Windows bajakan dipastikan tidak akan diikutkan dalam program upgrade gratis Windows 10.

"Penawaran upgrade gratis ke Windows 10 tidak akan berlaku untuk perangkat dengan Windows bajakan, dan seperti yang telah kami lakukan selama ini, kami akan tetap menawarkan Windows 10 ke konsumen yang menjalankan Windows bajakan tersebut," tulis Terry Myerson, Kepala Divisi Sistem Operasi Microsoft.

Pengguna Windows bajakan memang tidak masuk dalam program gratis tersebut. Meskipun begitu, Microsoft masih mengizinkan perangkat dengan Windows bajakan untuk di-update ke Windows 10, tentunya dengan bayaran sejumlah uang.

"Sebagai bentuk rekanan dengan beberapa OEM, kami berencana untuk memberikan penawaran menarik untuk upgrade Windows 10 bagi konsumen yang menjalankan Windows bajakan," lanjutnya, seperti KompasTekno rangkum dari Slashgear, Senin (18/5/2015).

Meskipun begitu, Microsoft masih belum membeberkan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan update tersebut.

Sebelumnya, Microsoft mengumumkan bahwa sistem operasi Windows 10 dapat diunduh secara gratis dengan beberapa syarat tertentu. Salah satunya, hanya pengguna yang sudah memiliki Windows 7 atau Windows 8.1.

Upgrade gratis tersebut bisa dilakukan dalam waktu terbatas, yaitu selama rentang setahun setelah peluncuran Windows 10.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awalnya, sempat muncul kebingungan perihal program gratis ini. Pasalnya, kala itu Myerson mengungkapkan bahwa update ini berlaku juga untuk pengguna Windows 7 dan Windows 8.1 bajakan.

Akan tetapi, dalam perkembangannya, Myerson banyak mengeluarkan pernyataan yang mengindikasikan bahwa pernyataan awal tersebut kurang tepat. Pernyataan dalam blog resmi itu sendiri seperti ingin mengklarifikasikan kebingungan yang terjadi selama ini.

"Windows 10 tetap dalam pengembangan dan kami masih belum bisa menjawab semua pertanyaan yang ada, tetapi saya berharap (pernyataan dalam blog) dapat memberikan klarifikasi terhadap topik yang penting," pungkas Myerson.



Sumber SlashGear
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.