DEVELOPR

Developer Lokal, Ini Saatnya Promosikan Aplikasi Anda!

Kompas.com - 21/05/2015, 12:31 WIB
|
EditorLatief

KOMPAS.com – Peningkatan kreatifitas anak bangsa terukur dengan maraknya developer lokal yang berhasil memproduksi aplikasi-aplikasi bermanfaat untuk smartphone. Namun, karya mereka kerap dibatasi dengan biaya.

Sebetulnya, bukan hanya biaya dibutuhkan untuk menyempurnakan aplikasi mereka. Urusan promosi memasarkan aplikasi mereka ke masyarakat pun menjadi kendala. Padahal, jika jeli mencari peluang, mereka bisa memanfaatkan beberapa toko aplikasi yang mulai menjamur di Indonesia.

Bagaimana membidiknya? Simak beberapa tips berikut ini: 

Cari yang Mengutamakan Konten Lokal

Jangan sembarang saat mencari toko aplikasi untuk memasarkan aplikasi buatan Anda. Carilah toko aplikasi yang mengutamakan konten lokal. Hal ini bisa  memperbesar peluang Anda untuk berhasil dipilih dan memasarkan aplikasi di toko aplikasi tersebut.

Di Indonesia, ada beberapa toko aplikasi yang mengutamakan konten lokal dan gratis. Salah satunya adalah MoboMarket. Toko aplikasi besutan Baidu ini sudah ada di Indonesia sejak 2013 lalu dan sedang mengatur langkah untuk mengembangkan daftar aplikasi lokal mereka.

Dilansir dari KOMPAS Tekno, saat ini toko aplikasi tersebut berisi 643.000 dengan 2.000 aplikasi hasil karya pengembang peranti lunak Tanah Air. (Baca juga: Alternatif Play Store untuk Pengembang Aplikasi Android)

Beri Deksripsi Menarik

Agar lebih menarik, jangan lupa sematkan deskripsi menarik di aplikasi milik Anda. Tak perlu panjang, tapi mudah diterjemahkan pengguna. Beri penjelasan singkat mengenai manfaat aplikasi dan cara menggunakannya.

Deskripsi itu biasanya dibutuhkan juga sebelum developer mengirimkannya ke toko aplikasi untuk dipasarkan. Ingat, untuk masuk ke sebuah toko aplikasi, developer biasanya diperkenankan untuk mengirimkan file mereka dalam bentuk Android application package (apk) dan deskripsinya. Deskripsi yang menarik bisa jadi bahan penilaian saat diseleksi.

Beriklan di Media Sosial

Pengguna media sosial terus meningkat setiap tahunnya. Ini membuktikan adanya kecenderungan dan konsistensi pemakaian media sosial secara berjangka oleh pengguna.

ftadviser.com Ilustrasi sosial media

Terkait perkembangan itu, developer lokal tentu perlu memanfaatkan media sosial sebagai wadah promosinya. Selain praktis, beriklan menggunakan akun pribadi di media sosial tentu gratis.

Bangun Komunitas

Tujuan membuat aplikasi biasanya didasarkan dengan kebutuhan atau hobi. Pada dasarnya, setiap kebutuhan atau hobi akan digandrungi beberapa orang. Untuk itu, cari teman dengan kebutuhan atau hobi yang sama sesuai aplikasi yang dibuat. Lalu, bangunlah komunitasnya.

Shutterstock Untuk developer lokal, Anda bisa memasarkan aplikasi buatan Anda pada teman-teman di komunitas.

Namun, jika upaya itu dirasa terlalu sulit, Anda bisa bergabung dengan komunitas serupa yang sudah eksis sebelumnya. Ajak teman-teman di komunitas memakai aplikasi buatan Anda. Mereka juga dapat dijadikan teman diskusi untuk menyempurnakan aplikasi ini di masa depan.

Selamat berkreasi!

Baca juga: Cepat dan Aman Melesat Menjelajahi Dunia!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.