GADGET

Makin "Melek" Internet, Orang Makin Mudah Belanja

Kompas.com - 26/05/2015, 08:00 WIB
Survei Nielsen memaparkan bahwa urusan traveling menempati posisi teratas dalam aktivitas belanja online orang Indonesia. Sekitar setengah dari konsumen Indonesia berencana membeli secara online tiket pesawat (55 persen) dan memesan hotel dan biro perjalanan (46 persen) dalam enam bulan ke depan. www.shutterstock.comSurvei Nielsen memaparkan bahwa urusan traveling menempati posisi teratas dalam aktivitas belanja online orang Indonesia. Sekitar setengah dari konsumen Indonesia berencana membeli secara online tiket pesawat (55 persen) dan memesan hotel dan biro perjalanan (46 persen) dalam enam bulan ke depan.
|
EditorLatief
KOMPAS.com – Era teknologi membuat kehadiran ponsel terus berevolusi. Fungsinya tak lagi hanya untuk berkomunikasi, tapi juga bertransaksi. Seiring itu, belakangan tren e-commerce ikut menjawabnya. Dengan ponsel, apapun bisa didapat dengan mudah, termasuk urusan belanja.

Menoleh kilas balik cara belanja konvensional, orang harus mendatangi pusat perbelanjaan atau toko khusus untuk memenuhi kebutuhannya. Kini, berbekal ponsel yang terintegrasi dengan internet, perlahan orang mulai meninggalkan cara belanja tersebut.

Ya, kini mereka lebih suka duduk di rumah dan berselancar mencari situs jual-beli untuk mencari barang belanjaan yang diburunya. Ada beberapa alasan orang lebih suka berbelanja dengan cara itu lewat ponselnya:

"Melek" Internet

Menurut laporan Nielsen Indonesia seperti dilansir KOMPAS.com, belanja online memang sedang diminati konsumen Indonesia seiring meningkatnya penetrasi internet. Kecenderungan konsumtif juga masih menjadi salah satu alasannya.

Mereka senang membaca ulasan dan mencari informasi mengenai produk dan jasa yang dibutuhkan. Menurut survei Nielsen, urusan traveling menempati posisi teratas dalam aktivitas belanja online orang Indonesia. Sekitar setengah dari konsumen Indonesia berencana untuk membeli secara online tiket pesawat (55 persen) serta melakukan pemesanan hotel dan biro perjalanan (46 persen) dalam enam bulan ke depan.

Selanjutnya, empat dari sepuluh konsumen (40 persen) berencana untuk membeli buku elektronik (ebook), hampir empat dari sepuluh konsumen berencana untuk membeli pakaian, aksesori, atau sepatu (37 persen), dan lebih dari sepertiga konsumen merencanakan untuk membeli tiket acara (34 persen) secara online.

www.shutterstock.com Salah satu alasan banyak orang memakai ponsel untuk berbelanja adalah daya jangkaunya yang mudah dan potongan harga menggiurkan. Tanpa perlu datang ke toko khusus, pembeli dapat mencari langsung barang yang dibutuhkan.
Benda Wajib

Bagi sebagian besar orang, ponsel menjadi bawaan wajib. Keberadaannya pun dinilai sebagai penunjang aktivitas. Guna ponsel lebih dari sekadar penghubung komunikasi. Oleh karena itu, jangankan di saat sibuk, saat senggang pun orang tak bisa melepaskan ponsel dari genggamannya. 

Di waktu-waktu kosong, biasanya orang akan cenderung mengisi waktunya dengan bermain game, membuka portal berita hingga berbelanja lewat ponsel. Tak jarang, adanya waktu luang dengan ponsel dalam genggaman menjadi alasan orang berbelanja tanpa sengaja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X