Pusat Data Apple Dikabarkan Terbakar

Kompas.com - 27/05/2015, 14:51 WIB
Kebakaran di Pusat Data Apple GizmodoKebakaran di Pusat Data Apple
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com — Sebuah gedung data center milik Apple yang terletak di Mesa, Arizona, AS, dikabarkan terbakar. Untungnya, kejadian itu tidak melahap habis gedung tersebut, tetapi hanya bagian atapnya.

Bagian yang terbakar itu, menurut gambar yang dilansir oleh situs Gizmodo, Rabu (27/5/2015), memang terlihat berbeda dari atap pada umumnya. Bagian paling atas ini terlihat terdiri dari panel solar atau memperoleh sumber listrik dari tenaga matahari.

Hingga berita ini dinaikkan, belum jelas apakah sumber api berasal dari panel solar tersebut atau dari bagian lain.

Seperti dikutip KompasTekno dari Ubergizmo, hanya ada 12 orang yang berada di dalam gedung saat kejadian tersebut. Tidak ada yang terluka dalam kebakaran itu.

Petugas pemadam kebakaran pun dikabarkan tidak butuh waktu lama dalam menangani api yang berkobar, yaitu hanya 35 menit.

Gizmodo Hanya dibutuhkan waktu sekitar 35 menit bagi petugas pemadam untuk mematikan api
Hingga saat ini, Apple masih belum memberikan konfirmasi perihal peristiwa tersebut. Akan tetapi, gedung tersebut diketahui memang merupakan pusat data milik Apple.

Awalnya, gedung tersebut dikatakan milik GT Technologies, sebuah perusahaan yang seharusnya menangani proses produksi kaca berbahan safir untuk Apple. Namun, perusahaan tersebut harus gulung tikar, dan gedung tersebut akhirnya diakuisisi oleh Apple.



Sumber Gizmodo

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X