Perbandingan Asus Zenfone 2 dan Xiaomi Mi 4i

Kompas.com - 31/05/2015, 14:15 WIB
Asus Zenfone 2 (kiri) dan Xiaomi Mi 4i Oik Yusuf/ Kompas.comAsus Zenfone 2 (kiri) dan Xiaomi Mi 4i
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Bagi yang mengikuti perkembangan gadget pasti tahu soal Xiaomi Mi 4i dan Asus Zenfone 2. Ya, kedua perangkat tersebut merupakan smartphone Android andalan baru di kelas menengah dari para pembuatnya.

KompasTekno telah mendapatkan unit sample Zenfone 2 dan Mi 4i yang masing-masing mendarat pada April dan Mei 2015 di Jakarta. Dilihat sekilas ketika bersanding, Zefone 2 dan Mi 4i segera tampak berbeda.

Seperti apa perbedaan fisik mereka? Yuk, ikuti penelusuran singkatnya berikut ini!

Beda bodi

Satu hal yang akan segera tampak adalah ukuran layar Zenfone 2 yang lebih lebar dibandingkan Mi 4i (5,5 inci berbanding 5 inci). Perbedaan layar ini berujung pada tubuh Zenfone 2 yang juga lebih bongsor dibandingkan Mi 4i.

Oik Yusuf/ Kompas.com Bagian depan Asus Zenfone 2 (kanan) dan Xiaomi Mi 4i

Kedua ponsel juga memiliki sedikit perbedaan desain dari sisi depan. Mi 4i tampak manis dengan sudut-sudut membulat, dan bingkai layar berwarna hitam mengkilap yang dikelilingi pinggiran warna putih.

Bagian bawah layar memuat rangkaian tombol softbutton untuk keperluan navigasi dengan lampu yang akan menyala ketika anda menyentuh bagian layarnya.

Zenfone 2 dalam hal ini juga mengusung plastik berwarna hitam di bagian muka. Di sisi bawah layar terdapat “dagu” yang terbuat dari bahan serupa logam bertekstur.

Oik Yusuf/ Kompas.com Bagian punggung Asus Zenfone 2 (kiri) dan Xiaomi Mi 4i

Perbedaan yang lebih kentara terlihat di bagian punggung, Zenfone 2 dan Mi 4i masing-masing menerapkan tata letak komponen yang berbeda.

Unit kamera dan LED flash Mi 4i, misalnya, diposisikan di pojok kiri atas, sementara Zenfone 2 lebih memilih bagian tengah.

Kedua ponsel sama-sama dibekali dengan LED flash duo-tone yang memiliki dua LED dengan warna berbeda untuk menyeimbangkan warna cahaya keluaran flash dengan warna cahaya di lingkungan sekitar.

Oik Yusuf/ Kompas.com Kedua ponsel menempatkan port micro-USB di sisi bawah. Dari sudut gambar ini juga terlihat bagian belakang Zenfone 2 (kanan) melengkung

Bagian belakang kedua perangkat memiliki bentuk berbeda. Punggung plastik Mi 4i tampak rata, sementara Zenfone 2 yang bertekstur mirip logam sedikit melengkung ke belakang.

Meski membuatnya tampak lebih tebal, bentuk punggung yang melengkung tadi membuat Zenfone 2 terasa lebih nyaman dalam genggaman walaupun tubuhnya relatif besar.

Zenfone 2 memiliki cover belakang yang bisa dilepas untuk mengakses kompartemen baterai serta kartu SIM dan micro-SD. Sebaliknya, Mi 4i menganut konsep desain unibody dan tak menyediakan slot kartu memori.

Oik Yusuf/ Kompas.com Xiaomi Mi 4i menempatkan tombol daya dan pengatur volume di sisi kanan
Oik Yusuf/ Kompas.com Tombol pengatur volume Asus Zenfone 2 terdapat di bagian punggung

Soal tombol daya dan pengatur volume suara, lagi-lagi Mi 4i dan Zenfone 2 mengambil pendekatan berbeda. Mi 4i menempatkan kedua tombol itu di sisi kanan perangkat layaknya kebanyakan ponsel Android.

Sementara, Zenfone 2 memposisikan tombol daya dan pengatur volume di dua tempat berbeda. Tombol volume Zenfone 2 terdapat di punggung, segaris dengan lensa kamera dan LED flash.

Tombol daya Zenfone 2 diletakkan di bagian atas, bersebelahan dengan lubang konektor jack audio 3,5mm. Penempatan ini membuat tombol daya Zenfone 2 sedikit sulit dijangkau lantaran ukuran tubuhnya yang besar.

Oik Yusuf/ Kompas.com Sisi atas Xiaomi Mi 4i (kiri) dan Asus Zenfone 2. Kedua ponsel memuat lubang konektor jack audio 3,5mm di sini. Zenfone 2 juga menempatkan tombol daya

Beda jeroan

Oik Yusuf/ Kompas.com Antarmuka Zenfone 2 (kanan) menyediakan app drawer yang diakses lewat icon kotak-kotak di tengah deretan icon di bagian bawah layar. Sebaliknya, Mi 4i meniadakan app drawer dan menaruh semua icon dan widget aplikasi langsung di homescreen

Perbedaan antara Zenfone 2 dan Mi 4i berlanjut hingga ke bagian “jeroan”. Kedua ponsel ini menggunakan prosesor yang berbeda.

Mi 4i dimotori chip octa-core 64-bit Snapdragon 615 berkecepatan 1,7 GHz. Zenfone 2 mengandalkan chip quad-core Intel Atom Z3580 2,3 GHz/ Z3560 1,8 GHz, juga 64-bit.

Xiaomi hanya menyediakan Mi 4i dalam satu pilihan spesifikasi, mencakup RAM 2GB, media penyimpanan 16 GB, baterai 3.120 mAh, resolusi layar full-HD, serta kamera 13 megapixel dan 8 megapixel. Harganya dipatok pada angka Rp 2,8 juta.

Sebaliknya, Zenfone 2 tersedia dalam 4 pilihan konfigurasi dengan pilihan RAM 2GB atau 4GB serta media penyimpanan 16 GB atau 32 GB atau 64 GB.

Resolusi layar pun berbeda. Untuk model terbawah hanya dibekali display HD (1280x720), sementara tiga model lainnya mengusung layar full-HD (1920x1080).

Spesifikasi lain antar model Zenfone 2 relatif seragam, mencakup ukuran layar 5,5 inci, baterai 3.000 mAh, serta kamera 13 megapixel dan 5 megapixel. Zenfone 2 dihargai mulai Rp 2,7 juta hingga Rp 4,5 juta.

Kedua ponsel sama-sama menjalankan sistem operasi Android 5.0 Lollipop, tapi dengan antarmuka yang berbeda.

MIUI 6 yang melapis OS Android di Mi 4i, misalnya, tak memiliki app drawer sehingga semua widget dan icon aplikasi ditempatkan di homescreen. Sebaliknya, ZenUI mengambil pendekatan konvensional dengan menyertakan app drawer.

Nah, mana yang paling cocok untuk anda? Layaknya banyak hal lain dalam hidup, pilihan ponsel tentu tergantung selera pribadi. Ada baiknya anda melihat dan mencoba sendiri dua andalan baru Asus dan Xiaomi ini sebelum membeli, siapa tahu jatuh hati dengan salah satunya!



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X