Review: Galaxy S6 Edge, Cantik di Luar Buas di Dalam

Kompas.com - 05/06/2015, 15:05 WIB
Edisi keempat Gorilla Glass ini juga berhasil melewati pengujian “drop test” dengan imbas kejatuhan 80 persen lebih keras dari versi sebelumnya. Oik Yusuf/ Kompas.comEdisi keempat Gorilla Glass ini juga berhasil melewati pengujian “drop test” dengan imbas kejatuhan 80 persen lebih keras dari versi sebelumnya.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Sejak kemunculan pertamanya yang ditandai oleh debut Galaxy S di 2010, boleh dibilang seri smartphone kelas atas Galaxy S dari Samsung menganut pakem rancangan yang sama.

Seri smartphone ini identik dengan cangkang berbahan plastik yang tetap dipakai oleh Samsung ketika pabrikan-pabrikan lain telah mulai beralih memakai material logam.

Sering dikritik gara-gara plastik, Samsung si raksasa elektronik asal Negeri Ginseng akhirnya jengah juga. Maka duet Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge pun muncul dengan tubuh berbalut logam dan kaca anti-gores.

Dari keduanya, Galaxy S6 Edge adalah model teratas yang dibekali dengan display berbentuk melengkung di sisi kiri dan kanan. Elemen layar itu membuatnya tampak lebih cantik dibandingkan sang saudara, Galaxy S6 yang memiliki layar datar konvensional.

Cantiknya Galaxy S6 Edge pun ternyata tak sekadar di permukaan, tapi juga menjalar ke aspek-aspek lain dari smartphone Android tersebut. Ia bisa dikata cantik luar dalam. Seperti apa? Ikuti penelusurannya berikut ini.

Cantik di luar

Galaxy S6 Edge adalah smartphone yang menarik perhatian dengan tubuh berlekuk terbungkus kaca Gorilla Glass 4 di bagian depan dan belakang.

Apalagi, Samsung juga melabur cangkangnya dengan aneka pilihan warna metalik yang mencolok, seperti hijau zamrud, atau emas-platinum seperti sample yang diterima Kompas Tekno dari Samsung Indonesia di bawah.

Oik Yusuf/ Kompas.com Sisi depan Galaxy S6 Edge tampak manis dengan layar berlekuk dan balutan material premium logam dan kaca Gorilla Glass 4
Oik Yusuf/ Kompas.com Bagian punggung Galaxy S6 Edge pun berlapis kaca Gorilla Glass 4. Berbeda dari para pendahulunya, Galaxy S6 Edge menerapkan konsep unibody sehingga tak memiliki penutup belakang yang bisa dilepas

Kendati tampil beda dari para pendahulunya, Galaxy S6 Edge masih menerapkan layout tombol yang kurang lebih serupa. Di sisi kanan terdapat tombol daya, sementara tombol pengatur volume diletakkan di sebelah kiri. Tombol home ada di bagian bawah layar seperti biasa, diapit softbutton "escape" dan multitasking.

Di sisi bawah, berdekatan dengan tombol home, pemilik Galaxy S6 Edge bisa menemukan port konektor micro-USB dan jack audio 3,5mm, berikut grill speaker.

Oik Yusuf/ Kompas.com Bagian bawah Galaxy S6 Edge. Dari sudut ini tampak layarnya yang melengkung di sisi kiri dan kanan sehingga mengurangi ketebalan frame logam di pinggiran dibandingkan Galaxy S6
Oik Yusuf/ Kompas.com Laci slot nano-SIM terletak di bagian atas Galaxy S6 Edge

Satu hal yang berbeda dari smartphone seri Galaxy S terdahulu adalah Galaxy S6 Edge menganut desain unibody. Perangkat ini tak memiliki cover belakang yang bisa dilepas untuk mengakses kompartemen baterai serta slot SIM/ micro-SD.

Sebagai gantinya, slot (nano) SIM diletakkan di bagian atas, dalam laci mungil yang mesti dibuka dengan bantuan alat khusus atau paperclip biasa. Adapun slot micro-SD tak ditemukan karena memang absen dari Galaxy S6 Edge.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X