4G Smartfren Kok Cuma Tembus Puluhan Mbps?

Kompas.com - 10/06/2015, 14:59 WIB
Direktur Smartfren Telecom Merza Fachys (keempat dari kanan), kepala divisi Smartphone Smartfren Telecom Sukaca Purwokardjono (keempat dari kiri), dan kepala brand dan pemasaran Smartfren Telecom Roberto Saputra (ketiga dari kanan) dalam acara peluncuran lima model smartphone Andromax 4G di Jakarta, Selasa (9/6/2015) Oik Yusuf/ Kompas.comDirektur Smartfren Telecom Merza Fachys (keempat dari kanan), kepala divisi Smartphone Smartfren Telecom Sukaca Purwokardjono (keempat dari kiri), dan kepala brand dan pemasaran Smartfren Telecom Roberto Saputra (ketiga dari kanan) dalam acara peluncuran lima model smartphone Andromax 4G di Jakarta, Selasa (9/6/2015)
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Operator seluler Smartfren Telecom, Selasa (9/6/2015) kemarin, meluncurkan lima model smartphone Andromax dengan kapabilitas 4G LTE. Kemunculan ponsel-ponsel itu masih belum didampingi dengan ketersediaan jaringan 4G LTE Smartfren yang disebut baru akan digelar pada semester kedua tahun ini.

Berapa kecepatan transfer data yang bisa diharapkan oleh para pelanggan 4G LTE Smartfren? Direktur Smartfren Telecom Merza Fachys memberikan perkiraan angka yang konservatif, tak sampai seratus Mbps.

Demikian pula Kepala Brand Smartfren Telecom, Roberto Saputra yang menyebutkan kecepatan koneksi rata-rata di kisaran 20 Mbps. Dia beralasan Smartfren tak mau muluk-muluk menjanjikan ratusan Mbps seperti operator-operator seluler lain lantaran tidak mau mengecewakan pelanggan.

"Karena yang kami kejar itu stabilitas. Streaming film HD misalnya, itu 2 Mbps juga cukup asal tidak naik turun. Stabilitas inilah yang banyak dikomplain oleh pelanggan," kata Roberto saat dijumpai Kompas Tekno usai acara peluncuran lima ponsel Andromax 4G di bilangan Senayan, Jakarta.

Kualitas layanan disebut Roberto sebagai hal yang krusial bagi Smartfren . Operator yang sedang melakukan transisi dari teknologi CDMA ke LTE ini tak mau dicap buruk oleh pelanggan saat debut perdananya memasuki era 4G LTE nanti.

"4G ini adalah pertaruhan kami," kata Roberto. "Salah sedikit, orang bisa bilang itu gara-gara Smartfren dulunya CDMA. Makanya kami sangat hati-hati.

70 Persen

Smartfren sendiri dijadwalkan mulai menggelar ujicoba jaringan 4G LTE di Bali, sekitar pertengahan Juni 2015, setelah lebih dulu mengantongi  sertifikat Uji Laik Operasi (ULO) untuk komersialisasi jaringan 4G pada bulan Mei lalu.

Layanan 4G Smartfren dijanjikan bakal bisa dinikmati oleh pelanggan di seluruh wilayah yang sudah terjangkau oleh layanan CDMA Smartfren saat ini, yang antara lain mencakup wilayah-wilayah di pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Sebanyak 6.000 BTS Smartfren di seluruh Indonesia yang melayani pelanggan CDMA secara bertahap diperbarui agar mendukung 4G LTE.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X