Kompas.com - 15/06/2015, 14:05 WIB
Edward Snowden, pembocor data rahasia program mata-mata AS, Kamis (1/8), akhirnya mendapatkan suaka sementara dari pemerintah Rusia yang berlaku untuk setahun. APEdward Snowden, pembocor data rahasia program mata-mata AS, Kamis (1/8), akhirnya mendapatkan suaka sementara dari pemerintah Rusia yang berlaku untuk setahun.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Rusia dan Tiongkok disebut sudah bisa mengakses data terenkripsi yang dipegang mantan pegawai NSA Edward Snowden. Data yang dimaksud bisa mengidentifikasi anggota intelijen Inggris sekaligus membeberkan beberapa teknik dan metode operasinya.

Menanggapi isu ini, pemerintah Britania Raya telah menarik agen-agen rahasianya yang bertugas di Rusia dan Tiongkok. Walau, sejauh ini belum ada bukti kedua negara melancarkan tindakan berbahaya.

"Snowden telah melakukan kerusakan tak terhitung. Di beberapa kasus, beberapa lembaga telah menarik agen-agennya dari operasi untuk mencegah mereka teridentifikasi dan dibunuh," kata orang dalam pemerintahan Inggris, sebagaimana dikutip KompasTekno, Senin (15/6/2015) dari DigitalTrends.

Diketahui, Snowden pertama kali terekspos di media pada 2013 lalu. Saat itu, Snowden membeberkan data-data rahasia dan praktik mata-mata yang digencarkan AS.

Tindakan Snowden mengundang kontroversi. Beberapa orang menobatkan Snowden sebagai pahlawan hak asasi manusia. Sebagian lagi menganggapnya pengkhianat.

Setelah membeberkan rahasia negaranya, Snowden kabur ke Hongkong lalu Moskwa untuk menghindari hukuman otoritas AS. Saat ini, Snowden diyakini tinggal di lokasi terisolasi di Rusia.

Dua hukuman telah menantinya, yakni terkait aksi spionase dan pencurian kekayaan negara. Keduanya tuduhan bisa menjebloskan Snowden ke jeruji besi hingga 30 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.