Kompas.com - 19/06/2015, 08:26 WIB
Friendster FriendsterFriendster
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Situs friendster.com ditutup sejak Minggu, 14 Juni lalu. Ini adalah kali kedua layanan tersebut menutup akses situsnya sejak didirikan tahun 2002.

Pertama, Friendster ditutup saat fungsinya masih sebagai platform jejaring sosial pada 2009. Di tahun yang sama, Friendster dibeli taipan negeri jiran Malaysia dan pada 2011 resmi beralih fungsi menjadi portal social game online.

Bertahan sekitar lima tahun sebagai social game, pertumbuhan bisnis Friendster tampaknya tak lagi menemukan kejayaannya. Setidaknya untuk sementara waktu.

"Seiring berkembangnya tantangan industri, komunitas online game tak lagi sekuat yang kami harapkan. Pengembangan industri game yang meluas membuat kami berpikir kembali tentang strategi prioritas,'' begitu tertera pada keterangan saat membuka laman Friendster, yang dikutip KompasTekno, Kamis (18/6/2015).

Ke depan, tak menutup kemungkinan Friendster bakal lahir kembali (reborn) untuk kedua kalinya. Hal ini diisyaratkan melalui keterangan penutup dari Friendster pada situsnya.

"Kami antusias untuk mencoba hal baru ke depan dan akan segera mengabarkan hal tersebut dalam waktu dekat. Kami mengundang Anda untuk bergabung dalam daftar distribusi email untuk diberi tahu segera setelah informasi ini tersedia," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X