WhatsApp, Perusahaan Teknologi Paling Tidak Aman

Kompas.com - 20/06/2015, 17:46 WIB
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com — WhatsApp dinobatkan sebagai perusahaan teknologi terburuk dalam hal pengamanan privasi pengguna. Hal ini diungkap The Electronic Frontier Foundation (EFF) dalam laporan tahunannya.

WhatsApp bersama dengan AT&T hanya mendapat satu bintang dari lima indikator penilaian yang tersedia. Satu bintang tersebut merefleksikan keikutsertaan WhatsApp menentang pembocoran informasi penggunanya.

Namun, pada indikator penilaian lainnya, WhatsApp dinilai masih kurang cakap. Dilansir KompasTekno, Jumat (19/6/2015) dari Cnet, WhatsApp dianggap tak menerapkan praktik-praktik terbaik yang mengikuti standar keamanan industri lain.

Layanan chatting tersebut juga dianggap kurang informatif terkait beberapa isu. Misalnya, isu penghapusan konten tertentu yang diimbau pemerintah dan kebijakan terkait penyimpanan data.

Beberapa raksasa teknologi yang dinilai paling aman adalah Adobe, Apple, Dropbox, Yahoo, dan Wordpress. Keempatnya memenuhi semua standar keamanan bagi pengguna.

Adapun perusahaan yang juga dianggap kurang aman, tetapi masih di atas WhatsApp adalah Google dan Microsoft. Keduanya mendapat tiga bintang.

Fakta ini cukup aneh. Pasalnya, Google dan Microsoft selama ini sesumbar terkait perhatian mereka terhadap pentingnya perlindungan keamanan bagi pengguna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNET
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.