Review: Xiaomi Mi4i, Ponsel Juara Minus MicroSD

Kompas.com - 24/06/2015, 14:39 WIB
Tampak depan Xiaomi Mi 4i warna putih. Perangkat ini menggunakan MIUI 6. Icha Rastika/Kompas.comTampak depan Xiaomi Mi 4i warna putih. Perangkat ini menggunakan MIUI 6.
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah meluncur di India, Xiaomi Mi 4i masuk Indonesia pada akhir Mei lalu. Smartphone ini digadang-gadang sebagai kompetitor Asus Zenfone 2.

Keduanya berada pada kisaran harga yang sama dan dirilis dalam waktu berdekatan. Spesifikasi yang diusung pun bersaing sengit.

Sebelumnya, KompasTekno telah mengulik performa Zenfone 2. Kali ini, giliran Mi4i yang akan diulas berdasarkan pengalaman penggunaan selama dua pekan. Berikut selengkapnya.

Desain sederhana

Xiaomi Mi 4i sengaja dibuat tipis, hanya 7,8 mm atau sebanding dengan ketebalan sambungan (port) USB pada laptop. Pilihan desain ini mengikuti tren ponsel cerdas beberapa tahun terakhir.

Walau tipis, sisi kiri ponsel masih bisa dipasangi dua slot SIM mikro. Keduanya mendukung jaringan 2G GSM, 3G HSDPA dan 4G LTE.

Hanya saja, jaringan LTE yang dimaksud berada pada frekuensi 1.800 MHz dan 2.300 MHz. Sedangkan, jaringan LTE komersil di Indonesia baru pada frekuensi 900 MHz. Frekuensi 1.800 MHz yang didukung Mi 4i baru akan hadir pada akhir 2015.

Oik Yusuf/Kompas.com Xiaomi hanya menyematkan tiga tombol fisik pada Mi 4i, yaitu tombol on/off, volume up dan volume down
Memutar ke sisi kanan, terpatri tiga tombol keras (hard button) berbahan metal. Dua tombol yang menyatu berfungsi menurunkan dan menaikkan volume suara, atau membidik gambar. Sementara itu, tombol yang berdiri tunggal berfungsi membuka, mengunci, mengatur mode (di pesawat dan diam), serta mematikan ponsel. 

Oik Yusuf/Kompas.com Port audio 3,5 milimeter diletakkan di bagian atas ponsel Xiaomi Mi 4i ini
Di sisi atas hanya ada sambungan headset standar 3,5 mm. Sisi bawah juga hanya dibenamkan sambungan USB yang berfungsi mengisi daya sekaligus mentransfer data. 
 
Tak terdapat slot Micro SD pada semua sisi dan di balik casing belakang. Menurut Vice President Xiaomi International Hugo Barra, hal ini sengaja dilakukan karena banyaknya MicroSD palsu yang beredar. Ini berpengaruh pada performa ponsel yang melambat bahkan bisa rusak. 

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X