Menkominfo Ingin 4G LTE Jadi Momentum Pertumbuhan Ecommerce

Kompas.com - 06/07/2015, 19:05 WIB
Video conference Hutchison 3 Indonesia, XL, Indosat, Telkomsel dan Smartfren dengan Menkominfo Rudiantara, Senin (6/7/2015). Yoga Hastyadi Widiartanto/KompasTeknoVideo conference Hutchison 3 Indonesia, XL, Indosat, Telkomsel dan Smartfren dengan Menkominfo Rudiantara, Senin (6/7/2015).
|
EditorWicak Hidayat
BANJARMASIN, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama lima operator telekomunikasi Indonesia, XL, Indosat, Telkomsel, Hutchison 3 Indonedia (Tri), dan Smartfren, sudah mendeklarasikan komersialisasi 4G LTE tahap dua. Jaringan internet cepat itu diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ecommerce di berbagai wilayah Tanah Air.

Menggunakan 4G LTE, para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) bisa lebih mudah terhubung ke internet. Dengan demikian, mereka pun bisa masuk ke ranah ecommerce dan menawarkan barang dagangannya ke manapun.

"Masa depan kita adalah digital economy. Dan saat ini ada sekitar 5,6 juta UKM di  lndonesia. Dengan adanya 4G ini, semoga mereka bisa masuk ke ecommerce," terang Menkominfo Rudiantara saat video conference dalam Deklarasi Bersama 4G LTE, Banjarmasin, Senin (6/7/2015).

"Kalau UKM itu 50 persen saja bisa masuk ke ecommerce dengan 4G ini, tentu efeknya pada ekonomi luar biasa. 4G membuka peluang pengembangan seperti itu," imbuhnya.

Chief RA, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa peluang yang bisa terbuka oleh internet mobile berkecepatan tinggi bisa lebih luas. Contohnya dalam hal pembuatan aplikasi untuk bidang kesehatan.

Masyarakat yang sakit dan membutuhkan ambulans, bisa memesannya secara online dengan cepat karena menggunakan 4G. Selain itu bisa juga dipakai mengembangkan teleradiologi.

"Pembacaan hasil rontgent dikombinasikan dengan 4G, maka hasilnya bisa lebih cepat karena jadi bisa  dibaca dari manapun, tanpa kehadiran fisik di rumah sakit," ujarnya mencontohkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penerapan demikian bisa memberi keuntungan 4G LTE pun bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai pengguna dan operator sebagai penyelenggara. Bagi masyarakat, keuntungan itu berupa nilai tambah sedangkan bagi operator berupa ladang bisnis baru berupa layanan data.

"Kita cari value of data business, nggak lagi pipa atau voice dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat agar 4G ada value positioning-nya," ujar Rudiantara dalam teleconference itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.