Kompas.com - 07/07/2015, 12:56 WIB
|
EditorReza Wahyudi
MAKASSAR, KOMPAS.com - Setelah resmi menggelar layanan 4G LTE di frekuensi 1.800 MHz, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersiap untuk menggelar layanan 4G di dua frekuensi lain, yaitu 2.100 MHz (2,1 GHz) dan 2.300 MHz (2,3 GHz).

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dalam kesempatan teleconference dengan perwakilan lima operator seluler penerima SKLO di Makassar, pada Senin (6/7/2015) pun membeberkan rencana penataan kedua jaringan tersebut.

"Ini (yang diresmikan) baru  (frekuensi) 1.800 MHz, tahun depan mulai (dibuka peluang) 2,1 GHz, setelah itu akhir tahun depan baru 2,3 GHz," ujar Menkominfo Rudiantara.

Seperti diketahui, di frekuensi 2,1 GHz, saat ini pemerintah memiliki alokasi 60 MHz yang dihuni oleh Tri (10 MHz), Telkomsel (15 MHz), Indosat (10 MHz), dan XL (10 MHz), serta dua blok dengan total spektrum 10 MHz yang masih kosong setelah ditinggalkan oleh operator seluler Axis, setelah diakuisisi oleh XL Axiata tahun lalu.

Jika pemerintah akan melakukan tender untuk frekuensi 2,1 GHz, maka kemungkinan proses refarming (penataan jaringan) seperti pada pita frekuensi 1.800 MHz juga bisa terjadi.

"Tergantung nanti siapa pemenang lelangnya, nanti baru ketahuan contagious atau nggak, kalau iya (contagious) ya ada refarming (penataan ulang) lagi," ujar Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kalamullah Ramli di sela acara peresmian 4G tahap dua di Makassar.

Menkominfo Rudiantara sendiri telah mewacanakan implementasi 4G LTE di frekuensi 2.100 MHz setelah penataan frekuensi 1.800 MHz selesai dilakukan di seluruh cluster di Indonesia.

Saat ini, penataan frekuensi baru berjalan untuk kawasan Indonesia bagian timur yang rencananya selesai sebelum Idul Fitri 2015.

Sementara untuk Indonesia bagian barat, penataan 4G LTE 1.800 MHz diperkirakan selesai pada akhir tahun 2015. Dengan demikian, seluruh wilayah Indonesia diharapkan mampu mendapatkan layanan 4G dari masing-masing operator pada akhir tahun nanti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.