4G LTE Baru di Kota Besar, Daerah Lain Bagaimana?

Kompas.com - 09/07/2015, 12:35 WIB
|
EditorWicak Hidayat
MAKASSAR, KOMPAS.com - Operator-operator seluler saat ini getol meluncurkan layanan koneksi 4G LTE yang diklaim bisa memberikan koneksi data yang lebih kencang. Namun layanan tersebut belum merata, masih terbatas di kota-kota besar, bagaimana nasib pelanggan di daerah?

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pemasaran Telkomsel, Mas'ud Khamid mengatakan bahwa Telkomsel memiliki strategi tersensidir bagi pelanggan di daerah-daerah.

"Pelanggan kami di daerah masih didominasi 2G, kami punya strategi dua tahap, yang 2G nanti di-upgrade ke 3G," terang Mas'ud kepada KompasTekno di sela acara peluncuran 4G LTE Telkomsel di Makassar, Senin (6/7/2015).

Saat ini, Telkomsel diperkirakan memiliki jumlah pelanggan 2G sebanyak 90 juta orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Mas'ud optimis pihaknya bisa dengan cepat mengalihkan pelanggan 2G ke jaringan 3G dan 4G LTE dengan dibantu tingkat penetrasi smartphone yang semakin tinggi.

Sementara untuk pelanggan 2G di kota-kota besar, Telkomsel memiliki strategi dengan memberikan program tukar tambah.

"Pemilik ponsel 2G di area-area yang sudah ada 4G-nya bisa menukar ponselnya (dengan ponsel 4G) dan mendapatkan diskon," imbuh Mas'ud.

Dengan demikian, menurut Mas'ud, diharapkan pengguna ponsel 2G juga akan berpindah ke 3G. "Setelah itu baru dari 3G ke 4G," katanya.

Untuk pengembangan 4G LTE, Telkomsel mengalokasikan anggaran sebesar 10 persen dari total dana belanja modal 2015 sebesar Rp 10 triliun. Proporsi alokasi dana itu, menurut Mas'ud, secara bertahap akan diperbesar seiring dengan semakin luasnya area cakupan jaringan 4G LTE di Indonesia.


Bergantung strategi operator

Pertimbangan penyelenggaraan jaringan 4G LTE di suatu kota memang didasari pada nilai bisnisnya. Seperti Telkomsel yang menggelar layanan 4G LTE 1.800 MHz pertama kali di Makassar, sebab kota tersebut menjadi basis pengguna Telkomsel terbanyak di Sulawesi.

Hal yang sama juga dilakukan oleh operator Indosat di Balikpapan, XL di Lombok, Tri di Banjarmasin, dan Smartfren di kota Batam.

"Kapan masyarajak bisa menggunakan jaringan 4G LTE itu bergantung kepada strategi operator, karena di situ ada persaingan," jelas Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara saat acara teleconference peresmian 4G LTE tahap dua lalu.

"Bukan semua jaringan ada 4G LTE-nya, implementasinya balik lagi ke operator," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.