Pendiri Kawal Pemilu di Balik Situs LaporPresiden

Kompas.com - 14/07/2015, 09:40 WIB
Lapor.go.id Infografis alur kerja Lapor.go.id mencantumkan disposisi ke Kementerian/ Lembaga, atau Pemerintah Daerah terkait. Sebaliknya, LaporPresiden.org menyampaikan isu yang lebih makro ke presiden.

Kemunculan LaporPresiden sempat menimbulkan kebingungan di kalangan publik karena sebelumnya sudah ada layanan sejenis di alamat Lapor.go.id.

Perbedaan asal-muasal keduanya terangkum dalam pejelasan Deputi Kepala Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho yang diunggah di Twitter.  

"LaporPresiden.org adalah hasil inisiasi publik (Ainun), sedangkan lapor.go.id adalah hasil inisiasi pemerintah (KSP),” kicau Yanuar, Minggu (12/7/2015) lalu.

Ainun membenarkan pernyataan Yanuar, sambil menambahkan bahwa LaporPresiden.org dan Lapor.go.id sebenarnya memiliki tujuan dan konsep yang sedikit berbeda.

"Kalau Lapor.go.id itu untuk melaporkan kepada instansi-instansi pemerintah, seperti kementerian dan Pemerintah Daerah, jadi difasilitasi di satu portal" terang Ainun.

Perbedaan lain, menurut dia, sertiap laporan yang masuk Lapor.go.id akan dipandang sama pentingya dan diusahakan untuk mendapat respon.

Hal sebaliknya dilakukan oleh LaporPresiden.org yang hanya menyeleksi lima laporan paling banyak dikeluhkan untuk dilaporkan ke Presiden.

"Karena menyampaikan aspirasi 250 juta penduduk secara langsung ke satu orang RI-1, maka konsepnya harus prioritas," jelas Ainun.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa LaporPresiden.org memiliki integrasi dengan Lapor.go.id karena pihaknya selaku inisiator dari publik juga menjalin kerjasama dengan KSP yang dalam hal ini mewakili pemerintah. Kedua situs pun bisa dikatakan bersifat komplementer, saling melengkapi.

Ainun Najib/ LaporPresiden.org Admininstrator situs LaporPresiden.org bisa meneruskan laporan ke Lapor.go.id apabila menilai sebuah laporan lebih tepat dialamatkan ke Kementerian/ Lembaga atau Pemerintah Daerah

Laporan yang masuk ke salah satu situs, misalnya, bisa dipindahkan ke situs yang lain apabila dinilai lebih cocok disuarakan untuk instansi pemerintah/ presiden.

Hal ini senada pula dengan penjelasan yang disampaikan oleh Yanuar dalam kultwit singkatnya, bahwa “engine” Lapor.go.id juga digunakan untuk meneruskan dan menindaklanjuti laporan di LaporPresiden.org.

“Jadi, silakan gunakan LaporPresiden.org dan Lapor.go.id untuk sampaikan keluhan kualitas layanan publik dan pantau pembangunan,” tulis Yanuar di akhir tweet.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


PenulisOik Yusuf
EditorReza Wahyudi
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X