Kompas.com - 18/07/2015, 17:19 WIB
Pengunjung berkumpul dalam acara yang diselenggarakan Apple di Flint Center for the Performing Arts, di Cupertino, California, Amerika Serikat, Selasa (9/9/2014). Pada acara itu Apple meluncurkan Apple Watch dan dua iPhone terbaru, iPhone 6 dan iPhone 6 plus. GETTY IMAGES / AFP PHOTO / JUSTIN SULLIVANPengunjung berkumpul dalam acara yang diselenggarakan Apple di Flint Center for the Performing Arts, di Cupertino, California, Amerika Serikat, Selasa (9/9/2014). Pada acara itu Apple meluncurkan Apple Watch dan dua iPhone terbaru, iPhone 6 dan iPhone 6 plus.
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Apple mendominasi keuntungan penjualan smartphone pada kuartal pertama 2015. Tak tanggung-tanggung, 92 persen dari keseluruhan profit penjualan smartphone global masuk ke kas perusahaan basis Cupertino tersebut.

Ini adalah peningkatan yang signifikan dibandingkan pencapaian Apple pada kuartal yang sama tahun lalu. Pasalnya, Apple "hanya" meraup 65 persen dari seluruh keuntungan penjualan smartphone kala itu.

Dilansir KompasTekno, Rabu (15/7/2015) dari GSMArena, berdasarkan laporan Wall Street Journal, Apple sebenarnya tak berada pada peringkat pertama untuk jumlah penjualan unit. Namun, perusahaan ini setidaknya masuk dalam 5 besar jejeran vendor dengan penjualan perangkat terbanyak.

WSJ tak menjabarkan jumlah penjualan vendor dominan lainnya seperti Xiaomi. Yang jelas, dari data yang terproyeksi, diketahui bahwa para vendor dengan penjualan unit besar-besaran belum tentu mendapat profit yang berbanding lurus.

Diketahui, ada sekitar 1.000 vendor smartphone di seluruh dunia yang terus bersaing untuk mendominasi pasar. Namun, hanya Apple dan Samsung yang dilaporkan meraup untung besar.

Samsung berada pada posisi kedua, dengan perolehan profit 15 persen dari keseluruhan penjualan smartphone secara global. Gabungan keuntungan Apple dan Samsung melebihi 100 persen karena kebanyakan industri smartphone lainnya disebut rugi atau setidaknya tak meraup untung besar.

Kunci utama keuntungan Apple yang seabrek adalah standar harga perangkat yang tinggi. Rata-rata perangkat Apple dijual dengan harga 659 dollar AS atau setara Rp 8 jutaan. Ini jauh beda dengan rata-rata harga smartphone Android yang berkisar 185 dollar AS atau setara Rp 2 jutaan.

Tampaknya perusahaan yang didirikan Steve Jobs ini bakal terus melanggengkan dominasinya. Disinyalir, Apple sedang mempersiapkan rekor baru untuk penjualan iPhone 6s. Saat ini, setidaknya 85 hingga 90 juta unit varian iPhone tersebut telah dipesan berbagai pemasok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber GSM Arena

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Ponsel Lawas Perlu Di-reset? Begini Alasannya

Kenapa Ponsel Lawas Perlu Di-reset? Begini Alasannya

Software
Menhub Terkejut, Indonesia Ditawari Masuk Anggota Dewan ICAO

Menhub Terkejut, Indonesia Ditawari Masuk Anggota Dewan ICAO

e-Business
WhatsApp Siapkan Fitur untuk Keluar Grup Diam-diam

WhatsApp Siapkan Fitur untuk Keluar Grup Diam-diam

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Oppo A16K di Indonesia

Tabel Spesifikasi dan Harga Oppo A16K di Indonesia

Gadget
Apa itu SpaceX? Perusahaan Teknologi Elon Musk yang Dikunjungi Jokowi

Apa itu SpaceX? Perusahaan Teknologi Elon Musk yang Dikunjungi Jokowi

e-Business
Gegara 'Bug', Peluncuran iOS 16 Versi Beta Publik Bakal Molor?

Gegara "Bug", Peluncuran iOS 16 Versi Beta Publik Bakal Molor?

Software
Apa Itu Socialspy WhatsApp yang Disebut Alat untuk Menyadap? Apakah Aman Digunakan?

Apa Itu Socialspy WhatsApp yang Disebut Alat untuk Menyadap? Apakah Aman Digunakan?

Software
Apa Itu Starlink? Layanan Internet Satelit yang Dijanjikan Hadir di Indonesia Mulai 2023

Apa Itu Starlink? Layanan Internet Satelit yang Dijanjikan Hadir di Indonesia Mulai 2023

Internet
Game 'Fall Guys: Ultimate Knockout' Kini Digratiskan

Game "Fall Guys: Ultimate Knockout" Kini Digratiskan

Software
Jadwal dan Link Streaming Mobile Legends SEA Games 2021 Rabu 18 Mei, Tim Indonesia Berlaga

Jadwal dan Link Streaming Mobile Legends SEA Games 2021 Rabu 18 Mei, Tim Indonesia Berlaga

Software
Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

e-Business
Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Software
Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Internet
Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

e-Business
Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.