Nadiem Makarim, Lulusan Harvard yang Jadi Juragan Go-Jek

Kompas.com - 28/07/2015, 22:46 WIB
EditorErlangga Djumena

Nah, menjawab semua persoalan itu, ia akhirnya mendapatkan ide membuat inovasi bagaimana orang bisa dengan mudah memesan ojek melalui ponsel tanpa harus repot ke pangkalan ojek.

Terlebih lagi, tidak semua orang lokasinya dekat dengan pangkalan ojek. Tukang ojek sendiri tidak harus mangkal. Bagi penumpang, menggunakan ojek juga lebih aman karena jelas dan terdaftar.

Nadiem mengaku, idenya ini juga sejalan dengan salah satu tugas kuliah ketika mengambil master di Harvard Business School. Saat awal merintis bisnis, ia hanya memiliki 10 karyawan dan 20 tukang ojek.

Bagi Nadiem, awal mendirikan Go-Jek merupakan masa yang penuh dengan tantangan. Salah satu kendala utamanya adalah sulitnya merekrut para pengojek untuk bergabung. Maklumlah, saat itu karena brand Go-Jek belum banyak dikenal seperti sekarang ini.

Saat itu, Nadiem pun terjun langsung merekrut tukang ojek. Ia kerap turun ke jalan, tempat para tukang ojek mangkal. Ia lalu banyak menghabiskan waktu dengan mengobrol hingga membelikan mereka kopi dan rokok.

Setelah rajin melakukan pendekatan, akhirnya banyak dari mereka bersedia bergabung di Go-Jek. Semua kerja kerasnya itu tidak sia-sia. Dalam waktu singkat, kini tercatat sudah ada 10.000 pengojek yang bergabung.

Tidak hanya wilayah Jabodetabek, Go-Jek juga sudah melebarkan sayapnya hingga ke Bali, Bandung, dan Surabaya. (Silvana Maya Pratiwi)       

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.