Kompas.com - 01/08/2015, 16:11 WIB
Pendiri Facebook Mark Zuckerberg bersama istri, Priscilla Chan yang sedang hamil, dalam foto yang diunggahnya di Facebook, Jumat (31/7/2015) Mark Zuckerberg/ FacebookPendiri Facebook Mark Zuckerberg bersama istri, Priscilla Chan yang sedang hamil, dalam foto yang diunggahnya di Facebook, Jumat (31/7/2015)
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Setelah tiga tahun menikah, rumah tangga Mark Zuckerberg akhirnya akan diramaikan oleh kehadiran seorang anak.

Pendiri Facebook tersebut pada Jumat (31/7/2015) kemarin diketahui baru saja memajang foto sang istri, Priscilla Chan yang sedang hamil dalam sebuah posting. Di mana lagi kalau bukan di Facebook.

“Ini akan menjadi sebuah babak baru. Kami beruntung mendapat kesempatan untuk menyentuh kehidupan banyak orang di seluruh dunia,” ujar Zuckerberg dalam sebuah pernyataan yang dirangkum KompasTekno dari International Business Times.

“Sekarang kami akan fokus membuat dunia jadi tempat yang lebih baik untuk anak kami dan generasi berikutnya,” lanjut dia.

Zuckerberg belum mengungkap perkiraan waktu sang bayi akan lahir ke dunia. Tapi dia mengatakan bahwa anaknya berjenis kelamin perempuan.

Layaknya lelaki yang bakal menjadi seorang ayah, hati Zuckerberg berbunga-bunga.

“Bahkan saat ultrasound, dia sudah mengacungkan jempol dengan tangannya, menyerupai sebuah ‘like’,” ujarnya dengan gembira.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sempat keguguran

Zuckerberg dan Chan menikah pada Mei 2012. Sebelum ini Chan sempat hamil tiga kali, tapi semuanya mengalami keguguran.

Usia kehamilan Chan sekrang telah cukup jauh sehingga risiko keguguran sudah berkurang.

Di awal posting, Zuckerberg secara terbuka berkisah tentang kesedihan yang dialami saat keluarga kecilnya dulu kehilangan anak dalam kandungan Chan.

“Kebanyakan orang tak membicarakan soal keguguran karena khawatir akan dihantui oleh persoalan ini -seolah Anda mengalami kegagalan. Anda pun berusaha mengatasi kesedihan itu dalam kesendirian,” kata Zuckerberg.

“Tapi di dunia yang terbuka dan saling terkoneksi seperti sekarang, mendiskusikan permasalahan seperti ini tidak membuat jarak. Justru, ia mendekatkan kita, menciptakan pengertian, toleransi, dan memberi harapan.”Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.