Kompas.com - 06/08/2015, 13:34 WIB
EditorReza Wahyudi
India akan mengembalikan akses terhadap 857 situs pornografi sesudah penutupan situs-situs daring itu mendapat protes keras.

Departemen telekomunikasi memerintahkan penyedia layanan internet (ISP) untuk tidak lagi menutup akses terhadap situs yang sebelumnya dilarang.

Kini mereka memerintahkan ISP untuk tidak memblokir situs yang "tak memiliki muatan pornografi anak", seperti dilaporkan kantor berita PTI.

Pemerintah menolak tuduhan menjadi polisi moral, menyatakan hal itu dilakukan untuk memblokir situs yang menampilkan pornografi anak.

Namun para penguasa ISP menyatakan arahan baru itu tidak masuk akal.

"Bagaimana mungkin pemerintah meletakkan tanggung jawab kepada kami untuk memeriksa apakah sebuah situs web mengandung pornografi anak atau tidak?" kata ketua asosiasi ISP kepada harian Times of India.

Berita tentang blokir situs porno itu menyebabkan kemarahan di sosial media di India, dan ditentang oleh para politisi dan masyarakat sipil.

Pemerintah India menyatakan langkah itu semata untuk patuh pada putusan Mahkamah Agung, dan tetap bertekad mempertahankan kebebasan berkomunikasi di dunia maya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.