Hackathon Merdeka, Kompetisi Software Pemecah Masalah Bangsa

Kompas.com - 22/08/2015, 12:32 WIB
Ilustrasi coding. Cyberprogrammers.netIlustrasi coding.
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Komunitas Code4Nation, difasilitasi oleh Kantor Staf Presiden (KSP), menggelar lomba pembuatan software bertajuk Hackathon Merdeka. Perlombaan ini diadakan untuk menyambut perayaan HUT Republik Indonesia yang ke-70.

Kompetisi pembuatan aplikasi ini terasa sangat spesial. Pasalnya, ini adalah salah satu acara hackathon pertama di dunia yang difasilitasi langsung di dalam pemerintah nasional.

"Momen ini adalah awal yang baik untuk sinergi antara komunitas TI dan pemerintah," kata Ainun Najib, representatif Komunitas Code4Nation, seperti KompasTekno kutip dari situs resmi Hackathon Merdeka, Sabtu (22/8/2015).

Code4Nation Hackathon Merdeka
Pada ajang ini, para peserta ditantang untuk membuat aplikasi pemantau harga komoditas, terutama tiga bahan pokok yang dianggap paling strategis, yakni beras, gula, dan daging.

Aplikasi buatan peserta diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia. Saat ini, pemerintah memerlukan data terkini dan akurat mengenai tiga pangan pokok itu dari setiap titik distribusi. Kecepatan pengumpulan data juga sangat diperlukan.
 
Harapannya, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang lebih terarah untuk mengendalikan harga bahan pokok di masing-masing titik distribusi. Jika data yang diperoleh akurat, maka kebijakan yang dihasilkan pemerintah pun tepat sasaran.

Selama ini, pemerintah Indonesia sebenarnya sudah bisa mendapatkan data sendiri untuk masalah bahan pokok ini. Akan tetapi, metodologi yang digunakan cukup berbeda, yakni sampling.

Di ajang ini, diharapkan peserta mengaplikasikan metodologi pengumpulan data yang berbeda, yakni crowdsourcing data dari masyarakat, serupa yang dilakukan Kawal Pemilu pada saat Pilpres 2014 lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, data yang diperoleh dari aplikasi TI ini bermaksud untuk mengonfirmasi data hasil sampling dan sebagai komplemen untuk melengkapi data, bukan untuk bertentangan dengan data ataupun tool yang saat ini telah dimiliki oleh pemerintah.

Deputi I Bidang Pengendalian Pembangunan Program Prioritas Kantor Staf Presiden Darmawan Prasodjo mengapresiasi langkah Code4Nation mencetuskan komptisi para pakar TI tersebut. Pemerintah dikatakan siap mendukung kegiatan yang diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah negara ini.

"Kami memanggil para developer di seluruh Indonesia turut menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa melalui aplikasi TI," ujar Darmawan.

Hackathon Merdeka berlangsung pada 22 hingga 23 Agustus 2015 di Gedung Krida Bhakti Sekretariat Negara, Kompleks Istana Negara. Acara ini telah disambut dengan baik oleh komunitas TI, terlihat dari sudah tercatatnya 380 orang mengikuti ajang ini.

Presiden Indonesia Joko Widodo telah diundang dan diharapkan untuk hadir di acara pada tanggal 23 Agustus 2015.

Code4nation.org adalah forum TI yang diharapkan dapat menjadi pemersatu ahli-ahli TI Indonesia sehingga semakin banyak talenta di Indonesia yang peduli dan berkontribusi bagi negara.

Penggagas Code4Nation termasuk Ainun Najib (Singapore), Wilson Cuaca (Singapore), Irvan Putra, Agung Nugroho, Khairul Anshar, Marina Kusumawardhani (Austria), Michel Alexandre Salim, Sofian Hadiwijaya, dan Sabaruddin Adinugroho.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.