Google: Rupiah Melemah, Belanja Online Jalan Terus

Kompas.com - 03/09/2015, 13:10 WIB
Henky Prihatna, Country Industry Head Google Indonesia memaparkan hasil survei e-commerce Indonesia, Kamis (3/9/2015). Reska K. Nistanto/KOMPAS.comHenky Prihatna, Country Industry Head Google Indonesia memaparkan hasil survei e-commerce Indonesia, Kamis (3/9/2015).
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar Amerika Serikat ternyata tidak memengaruhi kebiasaan orang Indonesia dalam berbelanja online, terutama dari perangkat mobile.

Menurut survei yang dilakukan oleh Google Indonesia bersama dengan e-commerce Elevenia, transaksi online justru tetap tumbuh. Sebanyak 78 persen responden survei melakukan belanja online dari perangkat mobile-nya.

"Aktivitas shopping juga tinggi di smartphone, mungkin karena dulu smartphone kecil layarnya, dan sekarang lebih besar, orang jadi lebih nyaman," demikian terang Henky Prihatna, Country Industry Head Google Indonesia saat dijumpau di kantor Google Indonesia di Jakarta, Kamis (3/9/2015).

"Selain itu, keamanan transaksi mobile juga dipandang lebih meningkat, orang sekarang lebih confident dan makin gampang," imbuh Henky.

Sementara itu, menurut Elevenia, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak memengaruhi transaksi.

"Online semua tetap tumbuh, angkanya naik, baik transaksi maupun traffic," ujar Madeleine Ong, Vice President Marketing Division Elevenia di kesempatan yang sama.

Madeleine membeberkan nilai transaksi Elevenia pada Juni lalu mencapai 100 miliar rupiah, sementara bulan Agustus lalu transaksinya naik menjadi 130-135 hingga  miliar rupiah per bulan.

Pengunjung Elevenia juga disebut Madeleine semakin ke sini semakin banyak yang berasal dari perangkat mobile. "Kalau dulu awalnya 40 persen pengunjung dari perangkat mobile, maka sekarang naik menjadi 60 persen," ujarnya.

Selain itu, rata-rata nilai transaksi yang dilakukan pengunjung Elevenia juga naik, dari sebelumnya Rp 50.000 - 100.000, maka kini rata-rata menjadi Rp 300.000.

"Melihat hasil survei di atas, ini bisa menjadi implikasi bagi pemasar bahwa konsumen urban telah mulai beralih ke mobile," kata Henky.

Google Indonesia dan Elevenia melakukan survei di kota-kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Surabaya, dan Semarang selama periode tiga bulan, dari Desember 2014 hingga Februari 2015 melalui metode tatap muka langsung.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X