Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 04/09/2015, 11:10 WIB
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Era Adobe Flash sebagai pemutar video berkualitas tampaknya akan segera berakhir, seiring makin santernya penolakan dari berbagai perusahaan teknologi.

Sejak Juli lalu, Facebook sudah mendesak Adobe untuk memensiunkan Flash. Mozilla dan Google pun kemudian memblokir alat pemutar video itu supaya tidak bisa lagi bekerja secara otomatis.

Kini perusahaan-perusahaan teknologi besar dunia, antara lain Microsoft, Google, Intel, Amazon, Mozilla, Netflix dan Cisco bekerja sama membentuk Alliance for Open Media untuk membuat pengganti Flash.

Dilansir KompasTekno dari Mashable, Kamis (3/9/2015), tujuan aliansi tersebut adalah menciptakan format video open source yang bebas royalti. Mereka juga merancang video codec untuk streaming berkualitas tinggi di perangkat apapun.

Format baru tersebut rencananya akan dirilis dalam naungan lisensi Apache 2.0 dan bisa dipakai siapapun.

"Dunia web tidak berhenti berubah, begitu juga dengan kita. Seiring peningkatan resolusi dan framerate, akan ada lebih banyak kebutuhan untuk codec baru dengan rasio kompresi terbaik," terang Interim CTO and Platform Engineering Vice President. David Bryant.

Sayangnya, Facebook dan Apple tidak terlihat bergabung dengan aliansi itu, kendati mereka termasuk yang menolak Flash. Apple sendiri sekarang masih sibuk dengan usahanya membuat konten sendiri, melalui Amazon dan Netflix.

Selama ini, Adobe Flash digunakan sebagai standar pemutaran video di berbagai perangkat. Namun piranti lunak yang sudah dipakai sejak era 90-an itu dinilai ketinggalan zaman.

Flash dianggap mempengaruhi kinerja, umur baterai dan masalah keamanan. Sudah berkali-kali ditemukan lubang keamanan dalam piranti lunak ini dan berkali-kali pula Adobe menambalnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Mashable
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke