Kompas.com - 07/09/2015, 14:59 WIB
CEO OnePlus berpose di depan kantor pusat HTC di Shanghai GizmochinaCEO OnePlus berpose di depan kantor pusat HTC di Shanghai
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Persaingan pasar smartphone telah mengantar HTC ke masa-masa tersulit. Vendor asal Taiwan itu sudah memberhentikan banyak pekerjanya dan menonaktifkan pabrik di Shanghai, China.

Keadaan ini tampaknya dipandang sebagai "kesempatan" bagi vendor lain. Setelah Xiaomi dan Qihoo 360, kini OnePlus dikabarkan punya niatan membeli pabrik HTC di Shanghai.

Hal ini terendus dari unggahan foto CEO OnePlus Liu Zuohu di akun Weibo-nya. Foto itu memperlihatkan Zuohu berpose di depan kantor pusat HTC di Taiwan.

Pada unggahannya yang bertepatan dengan hari kemenangan Tiongkok, Zuohu mengatakan sedang melakukan perjalanan bisnis ke Taipei, sebagaimana dilansir KompasTekno, Senin (7/9/2015) dari Gizmochina.

Menjadi masuk akal jika OnePlus sedang bernegosiasi ihwal pabrik HTC di Shanghai. Mengingat startup tersebut sedang berkembang untuk meningkatkan produktivitas, skala perusahaan dan ekspansi pasar.

Namun, isu ini belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Jika benar kedua perusahaan tengah bernegosiasi, agaknya sulit bagi OnePlus untuk bisa mendapat persetujuan HTC.

Diketahui, Xiaomi dan Qihoo 360 pun sudah ditolak oleh HTC ketika kedua pabrikan tersebut menawarkan pembelian pabrik di Shanghai. HTC masih optimis bisa bangkit kembali dari keterpurukannya.

Walau sikap HTC menunjukkan kokohnya prinsip perusahaan, beberapa analis pesimis optimisme masih bisa menyelamatkan produsen ponsel One M9 tersebut. "Bahkan menjual pabrik mungkin tak cukup untuk menyelamatkan HTC," kata seorang analis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Gizmochina

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.