Menkominfo Ingin Pelajaran "Coding" Masuk Sekolah

Kompas.com - 10/09/2015, 13:16 WIB
Menkominfo Rudiantara befoto bersama pemenang INAICTA 2015 di Jakarta, Rabu (9/9/2015). Reska K. Nistanto/KOMPAS.comMenkominfo Rudiantara befoto bersama pemenang INAICTA 2015 di Jakarta, Rabu (9/9/2015).
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan keinginannya agar coding (bahasa pemrograman) bisa masuk ke dalam kurikulum mata pelajaran di sekolah-sekolah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rudiantara di sela acara malam penganugerahan pemenang lomba aplikasi Inaicta 2015 yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo di Jakarta, Rabu (9/9/2015) malam.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pria yang kerap disapa Chief RA tersebut mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan.

"Saya telah berkomunikasi dengan menteri pendidikan, bagaimana agar coding bisa masuk ke dalam pelajaran," kata Rudiantara di hadapan para peserta INAICTA 2015.

Menurut Rudiantara, jika pelajaran coding sudah diberikan sejak awal, ia berharap anak-anak Indonesia bisa melangkah lebih cepat dan bersaing dengan anak-anak dari negara-negara lainnya.

"Harapannya mereka nanti bukan hanya membuat program (software), tapi juga bisa membuat chip," ujar RA.

Khusus kepada panitia dan para peserta INAICTA 2015, Rudiantara berpesan agar proses tersebut bukan hanya otomasi dari proses bisnis saja, melainkan juga bisa menciptakan sesuatu yang baru.

"Kalau bisa memanfaatkan TIK dengan memberikan nilai tambah, pastinya bisa melakukan lompatan yang jauh," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X