Kompas.com - 15/09/2015, 16:33 WIB
Sintra Wong, Division Manager of Canon Image Communication Product Division PT Datascrip (kiri) dan Angelie Ivone, Marketing Manager at Canon Division PT Datascrip di acara peluncuran Canon Powershot G3 X di Jakarta, Selasa (15/9/2015). Reska K. Nistanto/KOMPAS.comSintra Wong, Division Manager of Canon Image Communication Product Division PT Datascrip (kiri) dan Angelie Ivone, Marketing Manager at Canon Division PT Datascrip di acara peluncuran Canon Powershot G3 X di Jakarta, Selasa (15/9/2015).
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS), Canon justru meluncurkan kamera digital baru dengan banderol di atas Rp 10 juta.

Canon Indonesia melalui distributornya, PT Datascrip mengaku tetap pede berjualan kamera mahal, sebab menurut Canon pasar segmen premium tidak mengalami perlambatan.

"Di segmen premium, masyarakat kelas atas tidak terimbas penjualannya tetap sama saja, kalau di segmen poket memang terimbas," ujar Sintra Wong, Division Manager of Canon Image Communication Product Division PT Datascrip kepada KompasTekno di Jakarta, Selasa (15/9/2015).

"Kita lihat saja konser Bon Jovi kemarin tiketnya ludes, kan?" seloroh Sintra.

Namun demikian, Sintra mengaku penjualan kamera poket untuk kelas menengah ke bawah memang terganggu akibat krisis Rupiah terhadap dollar AS ini. "Kalau kelas premium, mau beli ya beli saja," katanya.

Sintra juga mengakui, penjualan kamera digital Canon tahun ini sempat menurun. Pada semester pertama 2015 lalu, penjualan kamera digital Canon disebutnya mencapai 75.000 unit untuk kategori poket, dan 50.000 unit untuk kategori DSLR.

Jumlah tersebut dikatakan Sintra menurun 30 hingga 40 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Namun dalam hal pangsa pasar, Canon masih tetap memimpin di segmen DSLR dan poket.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pangsa pasar Canon di DSLR hampir mendekati 60 persen, kalau kamera poket sekarang 30 persen," demikian pungkas Sintra.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.