Bocah Perakit Jam Ditawari Beasiswa Google dan Kerja di Twitter

Kompas.com - 17/09/2015, 14:31 WIB
Ahmed Mohamed diundang Obama ke Gedung Putih untuk memperlihatkan jam buatannya. APAhmed Mohamed diundang Obama ke Gedung Putih untuk memperlihatkan jam buatannya.
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Kisah Ahmed Mohamed dengan jam digital buatannya yang disangka bom menarik simpati dari perusahaan teknologi kelas dunia. Berbagai perusahaan yang kebanyakan berkantor di Silicon Valley tersebut dengan tangan terbuka menyatakan kesiapannya untuk mendukung anak sekolah berusia 14 tahun ini.

Salah satu dukungan datang dari Mark Zuckerberg, sang pendiri situs jejaring sosial Facebook. Melalui akun resminya, sebagaimana KompasTekno rangkum dari The Next Web, Kamis (17/9/2015), pria berusia 31 tahun ini mengundang Mohamed untuk datang ke kantor Facebook.

"Memiliki kemampuan dan ambisi untuk membangun sesuatu yang keren seharusnya diberikan tepuk tangan, bukan ditangkap. Masa depan dimiliki oleh orang seperti Ahmed," tulis Zuckerberg.

"Ahmed, jika ingin datang ke Facebook, kami dengan senang hati ingin menemui Anda," lanjutnya.

Tidak hanya Facebook, perusahaan sekelas Google pun mengundang Mohamed untuk datang ke acara pertemuan ilmiah tahunannya. Dalam ajang tersebut, anak berusia 13 tahun hingga 18 tahun berkompetisi demi mendapatkan uang beasiswa.

"Hey Ahmed, kami menyisakan satu tempat untuk Anda pada akhir pekan ini di Google Science Fair... Ingin datang? Bawa jam Anda! #IStandwithAhmed," kicau Google Science Fair dalam akun resminya.

Twitter juga tidak mau kalah. Perusahaan microblogging ini membuat sebuah ajakan yang mungkin bakal sulit ditolak Mohamed.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hai @IStandWithAhmed, kami juga suka membuat hal di @twitter. Apakah kamu ingin magang di tempat kami? Kami akan senang jika begitu. DM kami!" kicau Twitter dalam akun resminya.

Undangan pun datang dari lembaga antariksa NASA. Mantan astronot Chris Hadfield mengajak Mohamed untuk menghadiri acara pertunjukan ilmiah di Toronto, Kanada.

"Hai @IStandWithAhmed! Saya dengan senang hati ingin mengajak Anda bergabung dalam pertunjukan ilmiah Generator di Toronto pada 28 Oktober. Ada sebuah tiket menunggumu," kicau Chris melalui akun Twitter @Cmdr_Hadfield.

Undangan-undangan tersebut memang terdengar sangat luar biasa. Mohamed diajak untuk berkunjung ke Facebook, berkesempatan mendapatkan beasiswa dari Google, hingga bekerja magang di Twitter.

Kesempatan mana yang akhirnya diambil? Dalam keterangan pers yang disampaikannya, Mohamed memutuskan untuk mengikuti ajakan Presiden Barack Obama untuk mengunjungi Gedung Putih.

Apakah ia juga akan mengambil kesempatan untuk menerima ajakan dari salah satu perusahaan teknologi tersebut? Kita tunggu saja.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.