Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelajaran "Coding" Sudah Masuk Kurikulum SD di Australia

Kompas.com - 22/09/2015, 09:43 WIB
Fatimah Kartini Bohang

Penulis

KOMPAS.com - Beberapa saat yang lalu Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan harapannya agar pelajaran "coding" disisipkan pada kurikulum pendidikan. Kata dia, hal tersebut telah disampaikan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan.

Masih wacana di Indonesia, pelajaran "coding" sudah terealisasi pada kurikulum pendidikan dasar di Australia. Dilansir KompasTekno, Senin (21/9/2015) dari Mashable, pelajaran pemrograman tersebut digadang-gadang bakal menggantikan popularitas pelajaran Sejarah dan Geografi di sekolah.

Secara garis besar, ada empat fokus pendidikan di Australia untuk siswa sekolah dasar. Yakni science, technology, engineering, dan maths (STEM).

Pembuatan program komputer, kata Menteri Pendidikan Australia Christopher Pyne, akan diajarkan sejak anak berumur lima tahun. Lebih lanjut, untuk pelajaran pemrograman yang lebih rumit akan dimulai mulai usia tujuh tahun.

"Pendidikan STEM yang berkualitas di sekolah sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan ekonomi, di masa sekarang dan masa depan," kata Menteri Pyne.

Hal ini menanggapi tren pemanfaatan teknologi yang berkembang agresif. Manusia modern saat ini hampir menggantungkan semua aktivitas kesehariannya pada pengadopsian teknologi.

Utamanya melalui aplikasi yang tersemat pada berbagai perangkat elektronik mobile (smartphone dan tablet). Mulai dari sektor transportasi, kesehatan, hingga pendidikan.

Pyne yakin pekerjaan di industri teknologi akan sangat dibutuhkan dunia global beberapa tahun mendatang. "Anak sekolah dasar didukung dengan pengajaran coding sejak dini agar di masa depan mereka akan menjadi pekerja yang dibutuhkan," kata dia.

Di Indonesia, Presiden Joko Widodo telah membentuk Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang membawahi 16 subsektor. Tiga di antaranya, yang menjadi fokus utama adalah aplikasi digital, musik dan film.

Jokowi berkali-kali mengutarakan dukungannya kepada para insan kreatif untuk mengembangkan aplikasi terapan yang bisa membantu perekonomian negara. Misalnya aplikasi yang bergerak di sektor kebudayaan, perikanan dan pertanian.

"Ekonomi tradisional kita perlu sentuhan aplikasi yang memudahkan mereka," kata dia pada suatu kesempatan.

Dalam pengembangan teknologi yang dimaksud, seperti kata menteri RA, turut dibutuhkan pendidikan teknologi yang mumpuni sejak dini. Lalu, kapan wacana pelajaran "coding" akan terealisasi?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Internet
Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Internet
Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Hardware
Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Software
Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Software
Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Gadget
Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

e-Business
Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Software
Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

e-Business
Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Game
Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

e-Business
Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Software
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com