Ponsel BlackBerry Android Resmi Diumumkan

Kompas.com - 26/09/2015, 09:22 WIB
Bocoran foto BlackBerry Priv berbasis Android @EvleaksBocoran foto BlackBerry Priv berbasis Android
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Setelah rumornya beredar selama berbulan-bulan, rasa penasaran tentang perangkat Android besutan BlackBerry terjawab sudah.

Pada Jumat (25/9/2015), CEO BlackBerry John Chen mengumumkan bahwa pihaknya memang tengah bersiap meluncurkan smartphone berbasis sistem operasi Android.

“Saya konfirmasikan hari ini bahwa ponsel slider yang kami sempat ungkapkan keberadaannya awal tahun ini memang sebuah smartphone Android bernama Priv,” tulis Chen dalam sebuah artikel kolom di CNBC yang dikutip KompasTekno.

Nama BlackBerry Priv sebelumnya sudah sempat bocor, berikut dengan aneka bocoran foto dan video dari perangkat yang bersangkutan.

Menurut Chen, Priv merupakan perangkat flagship yang ditujukan untuk konsumen umum, pekerja profesional, juga kalangan pemerintahan yang ingin produktif dan aman dengan perangkat Android.

Nama Priv sendiri diambil dari kata “Privacy” yang mencerminkan misi perangkat ini melindungi privasi dan keamanan pemiliknya.

Chen belum mengutarakan detail spesifikasi dari Priv. Rumor yang beredar sebelumnya menyebutkan bahwa ia akan memiliki layar 5,4 inci (2560x1440), prosesor Snapdragon 808, RAM 3GB, kamera 18 megapiksel dan 5 megapiksel, serta keyboard yang mendukung touch input seperti BlackBerry Passport.

BlackBerry berencana meluncurkan Priv sebelum akhir tahun ini di beberapa wilayah pasar utama di seluruh dunia.



Sumber CNBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X