Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Apple Dituding Sebar Propaganda Homoseksual

Kompas.com - 30/09/2015, 08:31 WIB
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com — Rusia menuding Apple mengampanyekan propaganda homoseksual. Saat ini, kepolisian Rusia terus melakukan investigasi mendalam terkait hal tersebut.

Pemicunya adalah paket emoji yang tersemat pada sistem operasi Apple di tiap perangkatnya. Tepatnya paket emoji pada sistem operasi iOS 8.3 hingga yang teranyar.

Pada paket emoji, ada yang memperlihatkan dua orang sesama jenis saling bergandengan tangan. Ada pula emoji yang mengindikasikan sebuah keluarga pasangan sesama jenis bersama kedua anaknya.

Dilansir KompasTekno, Selasa (29/9/2015) dari CultofMac, jika tudingan propaganda Apple terbukti benar, Apple bisa dituntut hingga 1 juta rubel atau setara Rp 222 juta.

Tuntutan itu pertama kali dilayangkan oleh pengacara Rusia, Yaroslav Mikhailov. Selama masa investigasi tiga bulan, produk Apple dilarang masuk ke Rusia.

Diketahui, ini bukan kali pertama Apple mendapat tudingan terkait kampanye homoseksual. April lalu, politikus Rusia Alexander Starovoitov menuding Apple mendistribusikan konten pornografi gay.

Sebabnya, kala itu Apple memberikan promo pemberian album U2 bertajuk Songs of Innocence. Pada cover album, terpampang personel band Larry Mullen Jr memeluk anak lelakinya yang berumur 18 tahun. Anak tersebut tampak bertelanjang dada.

Isu LGBT di Rusia memang dikenal sensitif. Setelah CEO Apple Tim Cook menyatakan diri sebagai seorang gay, Rusia seakan paranoid dengan merek berlogo apel tergigit tersebut.

Para politikus tak hanya sepakat menetapkan pelarangan bagi Cook untuk bertandang ke Rusia. Pendiri Apple Steve Jobs juga kena dampaknya. Patung Jobs yang terpatri di Rusia sebagai bentuk penghormatan kini telah dicopot dan dijual.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber CultofMac
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke